LABELING DAN PERILAKU DEVIANT PADA REMAJA (STUDI KASUS DI GAMPONG LUENG TANOH THO KECAMATAN WOYLA KABUPATEN ACEH BARAT) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

LABELING DAN PERILAKU DEVIANT PADA REMAJA (STUDI KASUS DI GAMPONG LUENG TANOH THO KECAMATAN WOYLA KABUPATEN ACEH BARAT)


Pengarang

Heykal Syah Irawandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Cut Lusi Chairun Nisak - 199103022022032004 - Dosen Pembimbing II
Fadlan Barakah - 199008092022031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1910101010104

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penyimpangan remaja adalah perilaku menyimpang dari norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat, yang dilakukan oleh remaja. Penyimpangan remaja dapat berupa perilaku yang melanggar hukum, merusak tatanan sosial, atau bertentangan dengan nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat. Perilaku menyimpang inilah yang kemudian memicu reaksi masyarakat bahwa perilaku-perilaku tersebut tidak seharusnya diperbuat oleh remaja sehingga memunculkan label negatif terhadap anak remaja tersebut. pemberian label negatif kepada seseorang atau sekelompok orang berdasarkan karakteristik mereka yang dianggap berbeda dari norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh labeling terhadap penyimpangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan perspektif teori labeling. Adapun asumsi-asumsi utama dari perspektif teori Edwin Schur yaitu labeling menghasilkan Stigmatisasi dan deviant adalah konsenkuensi dari reaksi sosial. Dari hasil observasi dan analisis yang telah dilakukan oleh peneliti dengan teori labeling ditemukan bahwa labeling memiliki pengaruh terhadap penyimpangan anak remaja Gampong Lueng Tanoh Tho dan juga mengetahui bagaimana labeling mempengaruhi sosial anak remaja Gampong Lueng Tanoh Tho diantaranya yaitu. Pertama, mengetahui stigma dan label negatif mempengaruhi persepsi diri dan interaksi sosial anak remaja. Kedua, mengetahui bagaimana label negatif berpengaruh terhadap pengulangan perilaku menyimpang.

Kata kunci: Label, Remaja, Penyimpangan Remaja

Adolescent deviance is behavior that deviates from the social norms that apply in society, carried out by teenagers. Adolescent deviance can take the form of behavior that violates the law, damages social order, or goes against the moral values that apply in society. This deviant behavior then triggers a public reaction that these behaviors should not be carried out by teenagers, giving rise to a negative label towards these teenagers. Giving a negative label to a person or group of people based on their characteristics that are considered different from social norms. This research aims to examine the influence of labeling on adolescent deviance. This research uses a qualitative research method with a case study approach and uses a labeling theory perspective. The main assumptions from Edwin Schur's theoretical perspective are that labeling produces stigma and deviance is a consequence of social reactions. From the results of observations and analysis carried out by researchers using labeling theory, it was found that labeling has an influence on the deviation of teenagers from Lueng Tanoh Tho village and also knows how labeling affects the social life of teenagers from Lueng Tanoh Tho village, including: First, knowing that stigma and negative labels influence teenagers' self-perception and social interactions. Second, find out how negative labels influence the repetition of deviant behavior. Keywords: Labels, Teenagers, Teenage Deviance

Citation



    SERVICES DESK