<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122178">
 <titleInfo>
  <title>PERAN KELEMBAGAAN KOLABORATIF DALAM PENGELOLAAN KAWASAN TWAL (TAMAN WISATA ALAM LAUT) DI KEPULAUAN BANYAK BERBASIS EAFM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HIJRATUN HASANAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kelembagaan kolaboratif ialah hubungan yang dilakukan antar individu atau &#13;
organisasi yang saling berpartisipasi dan saling menyetujui dalam melakukan tindakan &#13;
bersama dengan cara berbagi informasi, sumberdaya, manfaat, dan tanggung jawab &#13;
pada pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan bersama. Pengelolaan dengan &#13;
menggunakan pendekatan berbasis EAFM (Ecosystem Approach to Fisheries &#13;
Management) bertujuan agar pengelolaan perikanan terpadu, komprehensif dan &#13;
berkelanjutan di kawasan TWAL kepulauan banyak. Tujuan dari penelitian ini ialah &#13;
untuk menilai status peran kelembagaan secara kolaboratif dalam pengelolaan &#13;
kawasan TWAL Kepulauan Banyak. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni&#13;
2023 yang bertempat di Kecamatan Pulau Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak &#13;
Barat, Kabupaten Aceh Singkil. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan &#13;
analisis komposit dengan rataan aritmatika sederhana dan visualisi model bandera &#13;
(flag modeling). Hasil penelitian menujukkan bahwa indikator EAFM yang paling baik &#13;
dalam penerapannya dilokasi penelitian adalah indikator kapasitas pemangku &#13;
kepentingan, sedangkan indikator yang tergolong dalam kondisi buruk adalah &#13;
indikator kepatuhan terhadap prinsip-prinsip perikanan yang bertanggung jawab, &#13;
sedangkan peran kelembaga kolaboratif di kawasan TWAL Kepulauan Banyak &#13;
memperoleh nilai agregat 61 dan tergolong dalam kondisi baik.&#13;
Kata kunci : EAFM, Kelembagaan kolaboratif, TWAL Kepulauan Banyak</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122178</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 15:07:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-03 09:28:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>