<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122161">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROFIL SEDIMEN DASAR LAUT DI TELUK ULEE LHEUE - ACEH DENGAN MENGGUNAKAN SUB-BOTTOM PROFILER (SBP)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Zawil Kiram</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia adalah negara negara kedua yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Untuk memberdayakan potensi tersebut tentu saja dilakukan dengan mengeksplorasi lautan. Eksplorasi lautan dapat dilakukan dengan menggunakan alat Sub-bottom Profiler (SBP). Sub-bottom Profiler (SBP) adalah sistem akustik tradisional yang dimanfaatkan untuk memetakan permukaan dasar laut, lapisan sedimen, dan batuan. lapisan sedimen terjadi akibat proses sedimentasi yang mengendapkan material-material pembentuknya pada tempat pengendapan berupa laut dangkal sampai laut dalam. ketebalan dan kedalaman lapisan didapat dari pengoprasian alat Sub-bottom Profiler (SBP) yang dioperasikan pada Teluk Ulee Lheue, Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis data Sub-bottom Profiler (SBP) untuk menghasilkan nilai ketebalan sedimen beserta volumenya. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini juga dibagi menjadi 2 kategori, yaitu data primer dan data sekunder.Data primer pada penelitian ini didapat dari pengoprasian alat Sub-bottom Profiler (SBP) yang berjumlah 18 data dengan 15 diantaranya adalah data survei lajur utama dan 3 diantaranya adalah data survei lajur silang. Data primer ini diproses lebih lanjut melalui Software Hypack untuk mendapatkan nilai kedalaman dan nilai ketebalan lapisan. Data sekunder pada penelitian ini terbagi menjadi dua data yaitu data pasang surut dan data Sound Velocity Profiler (SVP). Data sekunder ini bertujuan untuk mengoreksi nilai kedalaman yang didapat dari data primer. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah nilai kedalaman dasar laut dan volume lapisan sedimen. Nilai kedalaman berkisaran 6,32 sampai dengan 13,46 meter dari permukaan laut yang sudah dikoreksi dengan nilai MSL. Volume lapisan sedimen pada area penelitian ini terdapat dua nilai yang dikarenakan hanya terdapat dua lapisan sedimen hanya terdapat dua lapisan sedimen dibawah lapisan dasar laut yang berniai 1.720.61,517 m3 dan 5.574.525,878 m3 dengan nilai ketebalan lapisan pertama 1,34 sampai 3,88 meter dan nilai keebalan lapisan kedua 5,89 sampai 11,75 meter.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>551.303</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122161</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 13:25:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-18 14:52:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>