<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122145">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI RASIO α-BULNESENE DAN RN β-CARYOPHYLLENE SESUDAH ADSORPSI DALAM     RN MINYAK NILAM DENGAN KEMOMETRIK BERBASIS RN DATA NIR DAN PENDEKATAN IN- SILICO.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Dwi Asrika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan rasio α-Bulnesene dan β- Caryophyllene pada minyak nilam sebelum dan sesudah adsorpsi menggunakan adsorben bentonit. Metode analisis yang digunakan adalah Near Infrared (NIR) serta pendekatan kemometrik. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi potensial minyak nilam sebagai kandidat obat melalui analisis in-silico. Minyak nilam yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Karakterisasi minyak nilam sebelum dan sesudah adsorpsi menggunakan bentonit dengan variasi waktu kontak (2, 4, 6, dan 8 jam) dilakukan dengan NIR. Selanjutnya, analisis kemometrik dilakukan dengan menerapkan model Principal Component Analysis (PCA), dan Partial Least Square (PLS). Uji potensi minyak nilam sebagai kandidat obat dilakukan melalui pendekatan in-silico menggunakan teknik Molecular Docking, dengan Heat Shock Protein 90 sebagai target protein untuk penyakit kanker kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit berpengaruh terhadap komposisi kimia minyak nilam sebelum dan sesudah adsorpsi, yang dibuktikan oleh analisis PCA dan PLS. Namun, model analisis PCA, dan PLS belum mampu untuk mengidentifikasikan komposisi dan konsentrasi dari senyawa α-Bulnesene dan β-Caryophyllene pada minyak nilam. Selain itu, interaksi antara α-Bulnesene dan β- Caryophyllene sebagai ligan dengan target protein tidak menunjukkan interaksi asam amino yang sama dengan native ligand (2VCJ) sehingga tidak berpotensi sebagai inhibitor Heat Shock Protein 90 untuk penyakit kanker kulit.&#13;
&#13;
Kata kunci: Minyak Nilam, α-Bulnesene, β-Caryophyllene, Bentonit, NIR, PCA, PLS, Molecular Docking.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122145</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 10:55:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 14:18:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>