<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122143">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAH RAGA KABUPATEN ACEH BESAR DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA DESA LUBUK SUKON DAN DESA NUSA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD AGIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Dinas  Pariwisata  pemuda  dan  Olahraga  (DISPARPORA)  Aceh  Besar  adalah badan yang memiliki wewenang untuk mengelola, membangun, dan mengembangkan sektor pariwisata. Namun telah terjadi kurangnya peminiat pada obyek desa wisata Nusa dan Lubuk Sukon.   sehingga. Oleh karena itu DISPARPORA harus mempunyai strategi kerja sama dengan desa untuk mengembangkan sektor desa wisata Nusa dan Lubuk Sukon. Tujuan penelitian ini menjelaskan strategi dan hambatan DISPARPORA dalam mengembangkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini menggunakan teori strategi menurut KOOTEN dengan 3 indikator yaitu corporate strategy, Program strategy dan resource support strategy. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga menghasilkan data deskriptif. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa strategi DISPARPORA pertama adalah melakukan kerja sama dengan  berbagai  dinas  seperti  Dinas  syariat  islam  dan  Dinas  perdaganggan, namun  dalam  pelaksanaannya  DISPARPORA  belum  optimal  dalam mengupayakan kerja sama dengan berbagai Dinas. Kedua adalah promosi via online melalui media sosial berupa instagram Desa Nusa dan Website milik DISPARPORA. Namun dalam pelaksanaannya promosi yang dilakukan oleh DISPARPORA tidak berjalan dengan optimal. Ketiga adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa wisata, namun faktanya sumber daya manusia DISPARPORA belum mampu untuk menciptakan program-program inovatif terkait dengan pengembangan pariwisata.Dalam melaksanakan strategi tersebut DISPARPORA menghadapi beberapa hambatan yaitu terkait anggaran, SDM yang kurang inovatif, sarana dan prasarana, Diharapkan kepada DISPARPORA agar DISPARPORA dapat membantu pendanaan tidak hanya dari segi pembinaan saja tapi juga berupa dana untuk pembangunan infrastruktur.guna menigkatkan wisatawan dan memperindah desa wisata seperti memperbaiki jalan dan penerangan jalan di desa wisata Nusa dan Lubuk Sukon.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Strategi, DISPARPORA, Desa wisata, Pendapatan Asli Daerah &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122143</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 10:47:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-02 14:14:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>