PENGARUH PENGANGGURAN, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KEMISKINAN PADA LIMA (5) KABUPATEN/KOTA TERMISKIN DI SUMATERA UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGANGGURAN, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KEMISKINAN PADA LIMA (5) KABUPATEN/KOTA TERMISKIN DI SUMATERA UTARA


Pengarang

Rizki Fandika - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ferayanti - 198205312015042001 - Dosen Pembimbing I
T. Zulham - 196002121989031003 - Penguji
Muhammad Nasir - 197411112003121002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1901101010129

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul : Pengaruh Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Pada Lima (5) Kabupaten/Kota Termiskin Di Sumatera Utara
Penulis : Rizki Fandika
NIM : 1901101010129
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing : Ferayanti, S.E., M.Si

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengangguran, pengeluaran pemerintah dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan pada lima (5) Kabupaten/Kota Termiskin Di Sumatera Utara. Variabel dalam penelitian ini adalah pengangguran, pengeluaran pemerintah, jumlah penduduk dan kemiskinan. Penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder merupakan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Menggunakan 5 kabupaten/kota di Sumatra Utara yaitu Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Selatan, Kota Tanjung Balai dan Kota Gunung Sitoli, data yang digunakan dalam penelitian ini mengambil data dari tahun 2016-2022. Data dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan pengangguran dan jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Lima Kabupaten/Kota Paling Miskin Sumatera Utara. Sementara pengeluaran pemerintah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Lima Kabupaten/Kota paling miskin di Sumatera Utara. Selanjutnya disarankan tiga langkah utama untuk mengatasi kemiskinan di Lima Kabupaten/Kota paling miskin di Sumatera Utara yaitu meningkatkan peluang pekerjaan, memastikan efektivitas alokasi dana pemerintah untuk program sosial, dan mengendalikan pertumbuhan penduduk melalui edukasi perencanaan keluarga

Kata kunci: Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah, Jumlah Penduduk dan Kemiskinan

ABSTRACT Title : The Influence of Unemployment, Government Expenditures and Population Number on Poverty in the Five (5) Poorest Districts/Cities in North Sumatra Author : Rizki Fandika NIM : 1901101010129 Faculty/Department : Economics and Business/Development Economics Mentor : Ferayanti, S.E., M.Si This research aims to determine the effect of unemployment, government spending and population on poverty in the five (5) poorest districts/cities in North Sumatra. The variables in this research are unemployment, government spending, population and poverty. The author uses a quantitative approach. The data used in this research is secondary data, namely data sourced from the Central Statistics Agency (BPS). Using 5 districts/cities in North Sumatra, namely West Nias Regency, North Nias Regency, South Nias Regency, Tanjung Balai City and Gunung Sitoli City, the data used in this research took data from 2016-2022. Data were analyzed by multiple linear regression. The research results show that unemployment and population have a positive and significant effect on poverty in the five poorest districts/cities in North Sumatra. Meanwhile, government spending has a negative and significant effect on poverty in the five poorest districts/cities in North Sumatra. Furthermore, three main steps are recommended to overcome poverty in the Five Poorest Districts/Cities in North Sumatra, namely increasing employment opportunities, ensuring the effectiveness of government funding allocations for social programs, and controlling population growth through family planning education. Key words: Unemployment, Government Spending, Population and Poverty

Citation



    SERVICES DESK