<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="122078">
 <titleInfo>
  <title>UJI KONSISTENSI DAN UJI MAMPU CETAK EKSTRAK LIMBAH AMPAS TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM L.) SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL CETAK KEDOKTERAN GIGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ULA TSAMARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nama 			: Ula Tsamarah&#13;
Program Studi 	: Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Judul 			: Uji Konsistensi dan Uji Mampu Cetak Ekstrak Limbah &#13;
Ampas Tebu (Saccharum Officinarum L.) Sebagai   &#13;
Alternatif Material Cetak Kedokteran Gigi&#13;
&#13;
Latar Belakang: Ampas tebu selama ini pemanfaatannya hanya terpaku untuk keperluan industri atau mungkin dibuang dan ditumpuk berupa blok blok kubus di sekitaran penggilingan, sehingga menjadi limbah yang mengakibatkan polusi. Ampas tebu memiliki komposisi kimia yang masih cukup tinggi yang dapat dimanfaatkan terutama dalam bidang kedokteran gigi .Dalam penelitian ini, selulosa diisolasi dari ampas tebu dan dimodifikasi menjadi Sodium Carboxymethyl Cellulose (NaCMC) dengan berbagai konsentrasi agar dapat larut dengan ion kalsium dan menggantikan salah satu komposisi dari alginat yaitu potassium alginat sehingga menjadi suatu formulasi yang dapat dijadikan alternatif pengganti alginat. Temuan eksperimental menunjukkan bahwa ampas tebu menghasilkan 20–10% selulosa dan 50% NaCMC. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh variasi formula ekstrak ampas tebu (Saccharum Officinarum L.) terhadap kemampuan cetak dan konsistensi. Hasil: Pada uji mampu cetak, terdapat 2 spesimen dari F2 yang dapat mencetak garis 0,02 mm.  Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa nilai p = 0,157 yang artinya p &gt; 0,05, sehingga menunjukkan tidak terdapatnya perbedaan signifikan pada kelima kelompok perlakuan. Pada uji konsistensi, nilai rata-rata dari kelompok F1 adalah 53,93 cP dan hal ini menunjukkan bahwa nilai F1 adalah yang paling mendekati nilai kontrol yaitu 54,23 cP. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa nilai p = 0,031 yang artinya p &lt; 0,05, sehingga menunjukkan terdapatnya perbedaan yang signifikan dari hasil konsistensi pada kelima kelompok perlakuan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa formulasi pada F2 adalah formulasi yang paling mendekati nilai kontrol tetapi tidak terdapat pengaruh variasi formula ekstrak ampas tebu (Saccharum Officinarum L.) terhadap kemampuan cetak. Berdasarkan penelitian mengenai uji konsistensi, nilai kelompok F1 adalah yang paling mendekati kontrol dan terdapat perbedaan yang signifikan dari kelima kelompok formulasi.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Ampas tebu, Selulosa, Sodium Carboxymethyl Cellulose, Bahan &#13;
		     cetak gigi, Mampu cetak, Konsistensi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>122078</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-04-01 08:29:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-01 11:56:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>