<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121980">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IKHSANUL ILHAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dan menganalisis Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh tahun Anggaran 2017-2021. Penelitian ini mengambil LKPD Provinsi Aceh sebagai populasi dan sampel dari penelitian ini. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa endapatan Asli Daerah (PAD) pada setiap Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Aceh pada Tahun 2021 mengalami penurunan yang disebabkan oleh beberapa penyebab, diantaranya pandemi Covid-19, sehingga pemerintah lebih selektif dalam memberikan izin terhadap penyelenggaraan hiburan-hiburan untuk menghindari terjadinya kerumunan dan berdampak terhadap penurunan pendapatan pajak daerah, selanjutnya kurangnya PAD yang bersumber dari “Lain-lain PAD yang Sah” seperti menurunnya pendapatan BLUD di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Kinerja Pendapatan Asli Daerah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pelayanan serta pembangunan masih sangat rendah setiap tahunnya, hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil analisis Pendapatan Asli Daerah dengan menggunakan perhitungan Rasio Kemandirian, rata-rata persentase setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh sebesar 8,96 persen maka Pola hubungan yang dihasilkan instruktif, maka dapat dikatakan bahwa pemerintah pusat masih memiliki peran yang lebih dominan dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pelayanan serta pembangunan dibandingkan dengan peran dari daerah Kabupaten/Kota itu sendiri.&#13;
&#13;
Kata kunci: 	Pendapatan, Pendapatan Asli Daerah, Kinerja Pendapatan Asli Daerah, Kemandirian Keuangan Daerah.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121980</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 10:21:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 10:33:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>