<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121974">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EMISI PENCEMARAN UDARA AKIBATRNSEKTOR TRANSPORTASI DARAT DENGAN PENDEKATANRNTIER 1 DAN TIER 2 DI KOTA BANDA ACEHRN(STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>KECAMATAN KUTA ALAM, KUTA RAJA DAN MEURAXA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KAMILA HANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jumlah penduduk di Kota Banda Aceh setiap tahunnya semakin meningkat&#13;
sehingga menyebabkan peningkatan penggunaan kendaraan pribadi. Padatnya&#13;
aktivitas dapat menghasilkan zat-zat pencemar udara. Polusi udara atau pencemaran&#13;
udara menimbulkan efek yang membahayakan bagi kesehatan manusia. Untuk&#13;
mengatasi permasalahan tersebut dilakukan pengendalian pencemaran udara&#13;
dengan cara inventarisasi emisi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk&#13;
menghitung beban emisi CO, SO2, NOx, dan PM10 yang dihasilkan oleh sektor&#13;
transportasi darat serta menentukan jenis kendaraan yang paling berkontribusi&#13;
dalam menghasilkan emisi, dan untuk mengetahui prediksi beban emisi&#13;
pencemaran udara yang dihasilkan oleh sektor transportasi darat ini berubah seiring&#13;
dengan peningkatan jumlah kendaraan di Kecamatan Kuta Alam, Kuta Raja, dan&#13;
Meuraxa. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan dua survei yaitu :&#13;
penyebaran kuesioner kepada 262 responden menggunakan stratified random&#13;
sampling minimal berumur 17 tahun bagi pengguna kendaraan sepeda motor dan&#13;
mobil penumpang di Kecamatan Kuta Alam, Kuta Raja, dan Meuraxa. Metode&#13;
analisis yang digunakan mengacu pada metode kementerian lingkungan hidup&#13;
hidup yaitu metode Tier 1 (konsumsi bahan bakar) dan metode Tier 2 (Jarak tempuh&#13;
kendaraan/ VKT). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa perhitungan beban emisi&#13;
dengan pendekatan Tier 1 pada tahun 2023 sumber pencemar CO sebesar 642,97&#13;
ton/tahun, NOx sebesar 9,25 Ton/Tahun, PM10 sebesar 2,91 Ton/Tahun, SO2&#13;
sebesar 1,30 Ton/Tahun sementara perhitungan beban emisi dengan pendekatan&#13;
Tier 2 pada sumber pencemar CO sebesar 629,61 ton/tahun, NOx sebesar 27,77&#13;
Ton/Tahun, PM10 sebesar 6,86 Ton/Tahun, SO2 sebesar 1,19 Ton/Tahun. Jenis&#13;
kendaraan yang paling berkontribusi adalah sepeda motor. Prediksi beban emisi&#13;
mengalami peningkatan pada tahun 2028 naik 57 % dari tahun 2023.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121974</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 10:08:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 10:25:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>