<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121959">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN PEKTIN KULIT JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA  SWINGLE) DENGAN VARIASI NISBAH BAHAN DAN AIR SERTA PERBANDINGAN ALKOHOL TERHADAP FILTRAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sari Hurulita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jeruk nipis (Citrus  aurantifolia Swingle) adalah  produk  hortikultura yang memiliki  prospek  cerah  untuk  dikembangkan.  Selama  ini  bagian  dari  buah jeruk nipis  yang  mempunyai  nilai  ekonomi  adalah  air  perasan jeruk  nipis.  Kulit jeruk&#13;
nipis yang merupakan bagian dari buah jeruk nipis hanya dapat terbuanp, percuma tanpa ada upaya untuk  pemanfaatannya.  Di beberapa Negara maju telah diproduksi hasil  dari  buah jeruk  nipis  yang  terbilang  seperti  minyak   dari  kulit  dan  biji jeruk, gula tetes, alkohol dan pektin. Pektin  memiliki  nilai  ekonomi   yang  tinggi.  Untuk  memenuhi   kebutuhan dalam negeri hingga saat ini Indonesia sangat mengandalkan pektin impor.  Pektin sering didunakan dalam produk pangan dan non pangan karena kemampuannya sebagai zat pembentuk gel dan pengental. &#13;
Proses  produksi   pektin   memiliki  tahap  persiapan   bahan  baku,  ekstraksi. penggumpalan,    pemurnian   dan     pengeringan.    Penelitian    ini    dilakukan   untuk mengetahui kemungkinan pemanfaatan kulit jeruk nipis sebagai salah satu sumber pektin  dengan  mencari  kondisi  nisbah  bahan  dan  air  yang  terbaik  pada  proses ekstraksi serta untuk mengetahui perbandingan konsentrasi alkohol terhadap filtrat yang sesuai pada proses penggumpalan dan pemurnian  pektin kulit jeruk nipis. &#13;
Rancangan  percobaan  yang digunakan  adalah  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL) faktorial  pola 3x3 dengan  kali undangan dan   Faktor yang diamati  pengaruhnya adalah  nisbah  bahan dan  air (N) terdiri atas 3 taraf   yaitu N 1 = I :2,  N2=l : 3.    N3=l : 4 dan faktor konsentrasi  alkohol yang terhadap filtrat  (F,)  terdiri  atas  3  taraf yaitu  Ei = l : I , N2=1 : I ,5,  dan  N3 = l :2.  Data  yang  diperoleh  dianalisa  menggunakan  analisis  sidik ragam  dan  dilanjutkan  uji BNT  (Beda  Nyata   Terkecil).  Parameterr  yang  diamati adalah rendemen, kadar air, kadar abu, ksdar metoksil, dan berat ekulva.en.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  nisbah  bahan  dan  air  berpengaruh  sangat  nyata  (P 0.05) terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, kadar metoksil dan berat ekuivalen, Perlakuan  terbaik  yaitu   pndi`  nisbah  bahan  dan  air   I : 3   dan  konsentrasi  alkohol   ternadap   filtrat   I :I,5   (N2 l : 2).   Sedangkan   kadar   metoksil   pektin   yang paling  tinggi  diperoleh   pada  variasi   nisbah  bahan  dan  air   I : 4  dan  konsentrasi alkohol terhadap  filtrat  I : 2  (NE3eyp),  secara  keseIuruhan  termasuk  dalam  golongan  pektin metoksil tinggi, &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 08:50:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 08:50:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>