<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121949">
 <titleInfo>
  <title>SIFAT MEKANIS BETON MUTU STRUKTURAL MENGGUNAKAN LIMBAH BETON K-250 DAN K-300</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muammar Zulfi Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berkembangnya pembangunan menyebabkan kebutuhan material konstruksi meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan agregat beton berbagai alternatif di- lakukan. Beton daur ulang sebagai material dapat menjadi salah satu alternatif karena mengurangi pemakaian material alam. Agregat limbah beton merujuk pada material yang terdiri dari potongan-potongan atau serpihan beton yang telah digunakan sebelumnnya dalam kontruksi bangunan atau struktur lainnya. Beton yang digunakan sebagai subsitusi agregat kasar adalah beton dengan mutu K-250 dan K-300. Persentase pengganti agregat kasar yaitu 0%, 30%, 50% dan 100%. Untuk penelitian ini akan menggunakan FAS sebanyak 3 buah yaitu 0,50, 0,45 dan 0,40. Untuk FAS 0,50 dilakukan pengujian kuat tekan di 7 hari, 14 hari, 28 hari, sedangkan pengujian kuat tarik belah hanya dilakukan pengujian di 28 hari. Total keseluruhan benda uji pada penelitian ini adalah 72 benda uji dengan menggunakan silinder beton dengan ukuran 150 mm x 300 mm. Untuk limbah beton didapatkan dari laboratorium kontruksi bahan bangunan di Universitas Syiah Kuala. Beton hasil pengujian yang sudah tidak terpakai dihancurkan dengan palu sampai hancur dan disaring untuk menghasilkan agregat kasar yang dapat digunakan kembali dalam pembuatan beton baru. Hasil penelitian pada FAS 0,50 yaitu kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi 30% dengan nilai sebesar 26,4 MPa dan kuat tekan terendah terdapat pada variasi 50% dengan nilai sebesar  22,2 MPa. Pada FAS 0,40 kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi 30% dengan nilai sebesar 29,5 MPa dan kuat tekan terendah terdapat pada variasi 50% dengan nilai sebesar  24,9 MPa. Pada FAS 0,45 hasil nilai kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi 100% dengan nilai sebesar  30,3 MPa dan hasil kuat tekan terendah terdapat pada variasi 0% dengan nilai sebesar 20,7 MPa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 23:25:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-28 09:33:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>