Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RESPON APLIKASL DOSLS KOMPOS DAN INTERVAL PENYIRAAMAN PADA RERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS . JACQ)
Pengarang
Saljuna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705101010084
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
SALJUNA. "Respon Aplikasi Dosis Kompos dan Interval Penyiraman Pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis gulneensis Jacq.)" Di bawah bimbingan Cut Nur lchsan sebagai ketua dan Erida Nurahmi sebagai Anggota). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penganruh dosis kompos dan interval penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit serta untuk mengetahui interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, pada 12 Februari 2011 sampai dengan 12 Mei 2011. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dan 27 satuan percobaan yang masing-masing terdiri dari 2 sampel tanaman sehingga secara keselunlhan terdapat 54 tanaman. Ada dun falctor yang diteliti yaitu dosis kompos yang terdiri atas tiga taraf yaitu I kg/tanaman, 1,5 kg/tanaman, 2 kg/tanaman dan interval penyiraman yang terdiri atas tiga taraf yaitu I hari, 2 hari, 3 hari. Peubah yang diamati dalam penetitian ini adalah pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter pangkal batang, pertambahan luas daun yang masing-masing diamati pada umur 30, 60, 90 HST, panjang akar, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering bibit umur 90 HST.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dosis kompos berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan diameter pangkal batang bibit kelapa sawit umur 30, 90 HST, pertambahan luas daun umur 30,60 dan 90 HST, panjang akar umur 90 HST, berat brangkasan basah umur 90 HST dan berpengaruh nyata terhadap pertambahan diameter pangkal batang bibit kelapa sawit umur 60 HST dan berat berangkasan kering umur 90 HST. Pertumbuhan bibit kelapa sawit terbaik di jumpai pada dosis kompos I,5 kg/tanaman. Interval penyiraman berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit umur 30, 60 dan 90 HST, pertambahan luas daun umur 30 HST, panjang akar umur 90 HST dan berpengaruh nyata terhadap pertambahan diameter batang bibit sawit umur 90 HST. Pertumbuhan bibit kelapa sawit terbaik terdapat pada interval penyiraman 3 hari. Terdapat interaksi sangat nyata antara dosis kompos dan interval penyiraman terhadap tinggi bibit sawit umur 60 HST, pertambahan diameter pangkal batang bibit sawit umur 30 HST dan pertambahan diameter pangkal batang bibit sawit umur 90 HST. Pertumbuhan terbaik terdapat pada dosis kompos 2 kg/tanaman dengan penyiraman 3 hari tanaman.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGEMBANGAN METODE CEPAT UNTUK AUTENTIKASI BIBIT KELAPA SAWIT (ELAIS GUINENSISS RNJACQ) MENGGUNAKAN SPEKTRUM NEAR INFRARED SPECTROSCOPY (NIRS) (IHDA MULYANI, 2025)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) (Vini Masyitoh Lubis, 2019)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR SUPER BIONIK DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) (Riwanto, 2024)
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS DAN PUPUK ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI MAIN NURSERY PADA HISTOSOL (MUHAMMAD IQBAL, 2016)
PENGUJIAN KINERJA MESIN PENGADUK KOMPOS DENGAN MENGGUNAKAN BERBAGAI TIPE INOKULUM TERHADAP KANDUNGAN UNSUR HARA DARI CACAHAN PELEPAH SAWIT ( ELARIS GUINEENSIS JACQ ) (RUSLAN, 2019)