<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121889">
 <titleInfo>
  <title>RESPONS BIBIT KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANA WILLD.) TERHADAP PUPUK ME-17 (XINYE) DAN MEDIA TANAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faridawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>FARIDAWATI.  &quot;Respons  Bibit  Kemiri  (Aleurites moluccana  Willd.)  terhadap Pupuk  ME-17  (Xinye)  dan  Media  Tanam  (di  bawah  bimbingan  Kamarlis  Karim sebagai ketua dan Hasinah HAR sebagai anggota). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui   konsentrasi pupuk ME-17 dan perbandingan media tanam yang tepa| serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan bibit kemiri. Penelitian    dilaksanakan    di  Kebun   PeTcobaan   Fakultas  Pertanian Universitas Syiah Kuala.  Darussalam. Banda Aceh. dan tanggal 30 April  sampai 30  Juli  2004.  Bibit  kemiri  berumur 4   minggu  ditanam  di  dalam  polybag  berisi media tanam dengan perbandingan sesuai yang diteliti. yang ditempatkan di  dalam naungan,  dan  diaplikasikan  pupuk  ME-17  pada  konsentrasi  sesual  yang  diteliti setiap  10 hari sekali setelah bibit  berumur 20 hari setelah tanam (hst). Rancangan   yang  digunakan  adalah   RAK   faktorial   dengan   3   ulangan. Faktor-faktor yang diteliti adalah konsentrasi pupuk ME-17 (2. 3, 4, dan 5 cc/I air) dan perbandingan media tanam tanali : pupuk  kandang (2  :  I. 3  :  1, dan 4 :  1 ). Peubah-peubah  yang diamati  adalah tinggi  bibit  umur 30, 60 dan 90  hst` diameter  pangkal batang umur 30. 60 dan 90 hsL bobot basah berangkasan. bobot kering berangkasan. dan bobot kering akar. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa peningkatan  konsentrasi  pupuk  ME- 17  dan  peningkatan  bagian  pupuk  kandang  pada  media  tanam.  secara  tunggal  tidak  efektif untuk  mendorong  pertumbuhan  bibit  kemiri.  Terjadi  interaksi  yang nyata   antara  faktor  konsentrasi  pupuk  ME-17  dan  perbandingan  media  tanam.Kombinasi  perlakuan  terbaik  untuk   pertumbuhan  bibit  kemiri  adalah  konsentrasi pupuk  MF-17  5  cc/I  air dan  perbandingan media tamm  tanah  :  pupuk kandang = 4 :  I.  Kombinasi perlakuan yang paling efisien secara ekonomi adalah konsentrasi  pupuk ME-17 cc/air dan perbandingan media tanam tanah :  pupuk kandang = 4 : 1.&#13;
4:I.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121889</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 12:58:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 12:58:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>