<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121879">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI PROGRAM PERLINDUNGAN ANAK TERPADU BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK PADA DINAS P3AP2KB KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YANIS IRHAS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi  Aceh  menempati  urutan  ketiga  di  Indonesia  dengan  539  kasus  kekerasan terhadap  anak.  Kota  Banda  Aceh  menempati  urutan  pertama  dengan  71  kejadian sehingga menjadi kota dengan tindak kekerasan terhadap anak terbesar di tahun 2022. Pemerintah  Aceh  menerbitkan  Qanun  Nomor  9  Tahun  2019  tentang  Pelaksanaan Penanganan  Kekerasan  Terhadap  Perempuan  dan  Anak  sebagai  wujud  kepedulian Pemerintah Aceh terhadap anak. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian  Penduduk,  dan  Keluarga  Berencana  meluncurkan  (Gerakan Perlindungan  Anak  Terpadu  Berbasis  Masyarakat)  untuk  mengatasi  masalah  ini. Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat dipimpin oleh sekelompok individu yang tinggal di lokasi tertentu (desa/kelurahan) di salah satu dari 34 provinsi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dan hambatan  pada  program  gerakan  Perlindungan  Anak  Terpadu  Berbasis  Masyarakat. Penelitian  ini  menggunakan  teori  implementasi  menurut  Edward  III  dengan  empat indikator  yaitu  komunikasi,  suber  daya,  disposisi,  dan  struktur  birokrasi.  Penelitian ini  menggunakan  metode  kualitatif  dengan  teknis  analisis  data  seperti reduksi  data, penyajian  data  dan  penarikan  kesimpulan.  Hasil  dari  penelitian  ini  menjelaskan bahwa  pada  implementasi  program  PATBM  Dinas  P3AP2KB  telah  melaksanakan komunikasi  dalam  bentuk  sosialisasi  kepada  masyarakat  dan  juga  sekolah-sekolah, hal  itu  dilakukan  bersama  aktivis  PATBM  dan  Forum  Anak  Kota  Banda  Aceh, sumber  daya  dalam  bentuk  memberikan  bantuan  perlindungan  hukum  serta  bantuan psikolog  untuk  mengembalikan  kesehatan  mental  korban,  Struktur  Birokrasi  dalam bentuk  pembagian  wewenang  yang  terstruktur  oleh  Dinas  P3AP2KB  untuk menjalankan program PATBM. Namun pada pelaksanaanya terjadi hamabatan seperti Disposisi  yaitu  partisipasi  masyarakat  yang  masih  kurang  aktif  untuk  mengedukasi dan  melindungi  pencegahan  kekerasan  seksual  terhadap  anak.  Dan  yang terakhir Sumber daya anggaran yang tidak cukup sehingga sangat sulit untuk memaksimalkan program  PATBM.  Menurut  saran  penulis  seharusnya  Dinas  P3AP2KB  melakukan kerjasama  ke  berbagai  lembaga  dan  tidak  bergantung  kepada  anggaran  pemerintah saja  untuk  mencukupi  jalannya  program  PATBM  ini.  Serta  saran  kedepannya  Dinas P3AP2KB  mampu  melakukan  upaya  lainnya  untuk  mewujudkan  program  PATBM dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak. &#13;
Kata Kunci : PATBM, DP3AP2KB , Masyarakat, Kekerasan Seksual</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121879</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 12:28:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 14:41:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>