<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121869">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>RUAS JALAN T. ISKANDAR BANDA ACEH-ACEH BESAR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adib Aulia Akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas jalan yang baik diperlukan untuk mampu memberikan kenyamanan, keamanan dan kelancaran dalam memenuhi kebutuhan. Jalan rentan mengalami kerusakan yang dapat disebabkan oleh cuaca ekstrem, beban lalu lintas yang berat dan lainnya. Tingginya mobilitas kendaraan pada Jalan T. Iskandar Banda Aceh-Aceh Besar membuat beberapa titik di ruas jalan ini mengalami kerusakan mengakibatkan kinerja jalan kurang maksimal. Oleh karena itu, diperlukan adanya identifikasi kerusakan jalan untuk mengetahui perbaikan yang sesuai terhadap ruas jalan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan membandingan dua metode analisis kerusakan jalan yaitu metode Surface Distress Index (SDI) dan Pavement Condition Index (PCI). Pengambilan data primer dengan cara survei langsung ke lokasi penelitian. Data yang diambil adalah dimensi kerusakan jalan dan jenis kerusakan jalan, kemudian masing-masing data diolah berdasarkan metode SDI dan PCI. Hasil dari penelitian ini yang dimulai dari STA 0+000 – STA 3+500 dengan segmen per 100 meter, Berdasarkan hasil perbandingan identifikasi kerusakan jalan menggunakan metode SDI dan PCI, nilai SDI di kisaran 0 – 80 diperoleh. Selain itu, nilai PCI juga diperoleh dengan kisaran 28 - 100. Adapun nilai rata-rata metode SDI yang didapatkan adalah 26 dengan kategori baik, sedangkan nilai rata-rata metode PCI yang didapatkan adalah 77,5 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis penelitian menggunakan metode SDI dan PCI menunjukkan hasil yang berbeda, karena metode PCI mengamati semua kerusakan yang terjadi pada jalan, sedangkan metode SDI hanya mengamati 4 unsur kerusakan, sehingga hasil yang ditampilkan berbeda. Oleh karena itu, metode PCI disarankan untuk digunakan dalam menentukan identifikasi kerusakan jalan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: kerusakan jalan, surface distress index, pavement condition index&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS REPAIR</topic>
 </subject>
 <classification>625.761</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121869</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 11:57:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 14:21:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>