<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121860">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA STABILITAS LAPISAN TANAH  DASAR  DAN TINGGI  KRITIS TIMBUNAN DENGAN  MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desy Rikayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis ini bertujuan untuk menghitung daya  dukung  tanah  dan besarnya penurunan tanah    lempung   dengan    menggunakan   program    PLAXIS     dan   dibandingkan   dengan perhitungan secara  manual.  Analisis  ini membahas tentang daya dukung dan penurunan yang terjadi  pada tanah  dasar  dengan  mengkombinasikan jenis lapisan  tanah dalam  6 permodelan. Jenis  lapisan   yang  dikombinasikan  adalah  pasir  (sand),    lanau  (silt)  dan  lempung (clay). Ketiga   lapisan  ini mempunyai  ketinggian  (h)  dan  susunan  yang  berbeda-beda.  Parameter input yang   d:igunakan   diperoleh  dari  literatur-literatur.  Pada   analisis   yang   dilakukan   ini menggunakan  metode  elemen  hingga  untuk  menganalisis besarnya   penurunan yang  terjadi pada  lapisan  tanah  dasar.  Metode  elemen  hingga   dalam  analisis  ini menggunakan program PLAXIS  adalah   sebuah   prosedur    komputer  yang   dapat   digunakan  untuk   memperoleh pendekatan terhadap sebuah  solusi untuk masalah secara matematis yang muncul  pada teknik sipil.  Dari hasil  analisis  ini dapat  diketahui  penurunan maksimum yang  terjadi  pada  lapisan tanah   dasar   dan  tinggi  kritis   timbunan   (H kritis)   sesuai   dengan   masing-masing  kombinasi lapisan  tanah.   Perhitungan  dengan   menggunakan  program   PLAXIS   menghasilkan  output berupa gambar.   Analisis   ini  menggunakan  pasir  (sand)  sebagai   timbunan   (embankment). Permodelan  A.a  menggunakan  lapisan   tanah   lanau,     lempung     dan  pasir  penurunannya sebesar  66,146  cm.  Permodelan B.a menggunakan lapisan  tanah  lempung,  lanau, dan pasir penurunannya sebesar  447 cm.  Kedua permodelan ini tidak dapat  menahan  timbunan  dengan ketinggian  (h)   80   cm,  karena   lapisan   tersebut  cenderung  lebih   lunak   sehingga  tanah mengalami  keruntuhan  (soil  body collapse).  Permodelan  A.b  menggunakan  lapisan  tanah lanau,    pasir    dan   lempung       dengan    penurunan   sebesar    1,025    cm.   Permodelan   C.b menggunakan lapisan  tanah  pasir,  lempung  dan  lanau   dengan  penurunan sebesar  l,474  cm dan  permodelan  C.a  menggunakan  lapisan   tanah   pasir,   lanau      dan  lempung    dengan penurunan    sebesar   2, 146   cm.   Ketiga   permodelan  ini  cenderung  lebih   dapat   menahan timbunan dengan  ketinggian (h)  100  cm  setelah  dilakukan  kontrol  keamanan penurunan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121860</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 11:44:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 11:44:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>