<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121841">
 <titleInfo>
  <title>PERCOBAAN MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI LHOKSEUMAWE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
    SAFRINA     Percobaan Melakukan Tindak Pidana Perdagangan&#13;
Orang (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan&#13;
Negeri Lhokseumawe). &#13;
2023 &#13;
                   Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.&#13;
                   (vi,55),pp.,tbl.,bibl.                                            &#13;
                                                   Dr. IDA KEUMALA JEMPA, S.H., M.H,&#13;
Pasal 10 Undang-undang No. 21 tahun 2007 Tentang Pemberatasan Tindak &#13;
Pidana Perdagangan Orang menyebutkan bahwa “setiap orang yang membantu&#13;
melakukan percobaan untuk melakukan tindak pidana perdagangan orang, dipidana&#13;
&#13;
dengan pidana yang sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Pasal 3,&#13;
Pasal pasal 4, Pasal  5 dan Pasal 6. Namun pada kenyataannya di Wilayah Hukum&#13;
Pengadilan Negeri Lhokseumawe masih terjadi kasus percobaan melakukan tindak&#13;
pidana&#13;
perdagangan&#13;
orang.&#13;
&#13;
Tujuan&#13;
&#13;
dilakukan penelitian ini ialah untuk menjelaskan pertimbanganpertimbangan&#13;
&#13;
hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku percobaan&#13;
melakukan tindak pidana perdagangan orang, serta menjelaskan akibat dari penjatuhan&#13;
putusan&#13;
terhadap&#13;
pelaku&#13;
percobaan&#13;
melakukan&#13;
tindak&#13;
pidana&#13;
perdagangan&#13;
&#13;
orang.&#13;
&#13;
Metode&#13;
&#13;
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode&#13;
penelitian hukum yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan undangundang,&#13;
&#13;
dan juga pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan&#13;
ialah melalui penelusuran kepustakaan, dan didukung dengan data lapangan adapun&#13;
&#13;
yang menjadi sumber bahan nya ialah, bahan hukum primer, bahan hukum&#13;
sekunder, bahan hukum tersier yang kemudian dianalisis dengan mengunakan pola&#13;
pikir&#13;
deduktif.&#13;
&#13;
Berdasarkan&#13;
hasil&#13;
penelitian&#13;
yang&#13;
telah&#13;
dilakukan&#13;
maka&#13;
ditemukan&#13;
beberapa&#13;
&#13;
hal&#13;
yang&#13;
menjadi&#13;
pertimbangan&#13;
Hakim&#13;
dalam&#13;
menjatuhkan&#13;
putusan&#13;
dibawah&#13;
minimum&#13;
&#13;
yang di antaranya dengan melihat faktor ekonomi, faktor keluarga, faktor&#13;
usia, dan faktor kebangsaan. Akibat hukum yang timbul yang timbul dari penjatuhan&#13;
putusan&#13;
hakim&#13;
dalam&#13;
kasus&#13;
percobaan&#13;
melakukan&#13;
tindak&#13;
pidana&#13;
perdagangan&#13;
&#13;
orang&#13;
yaitu,&#13;
apabila&#13;
&#13;
dalam kurun waktu tertentu putusan tidak diajukan banding&#13;
maka putusan batal demi hukum, tidak memberikan efek jera bagi pelaku dan serta&#13;
&#13;
dapat memicu terjadinya kasus-kasus percobaan melakukan tindak pidana&#13;
perdagangan orang yang baru di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri&#13;
Lhokseumawe. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka saran terhadap putusan&#13;
kasus percobaaan melakukan tindak pidana perdagangan orang, kedepannya hakim&#13;
&#13;
lebih mempertimbangkan kedudukan hukum pidana khusus pada saat menjatuhkan&#13;
&#13;
putusan terhadap pelaku percobaan melakukan tindak pidana&#13;
perdagangan orang. Hakim juga lebih memperhatikan kewenangannya dalam&#13;
memutus perkara dikarenakan hakim juga sebagai pemutus keadilan dan diharapkan&#13;
&#13;
putusan yang telah di jatuhkan oleh hakim dapat memberikan rasa keadilan&#13;
bagi seluruh pihak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121841</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 11:01:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 12:00:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>