<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121825">
 <titleInfo>
  <title>NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM KESENIAN NANDONG DI KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KIKA MARYA DEWI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kika Marya Dewi (2024). Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Kesenian Nandong Di Kabupaten Simeulue&#13;
Penelitian ini berjudul “Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Kesenian Nandong Di Kabupaten Simeulue”. Nandong, begitulah sebutan tradisi yang mengalir dari nenek moyang masyarakat simeulue. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana prosesi tradisi kesenian nandong di Kabupaten Simeulue. (2) Untuk mengetahui apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam kesenian nandong di Kabupaten Simeulue. (3) Untuk mengetahui bagaimana upaya masyarakat dalam melestarikan tradisi kesenian nandong di Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Penelitian ini dilakukan pada Desa Ganting Kecamatan Simeulue Timur, Desa Malasin Kecamatan Simeulue Barat, dan Desa Kampung Aie Kecamatan Simeulue Tengah. Informan dalam penelitian ini berjumlah 19 orang, Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Simeulue, 3 Tokoh Adat, 3 aparat desa, 6 pemain nandong, dan 6 masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Prosesi tradisi kesenian nandong sebelum dimulai langkah pertama harus memiliki adab dan tertib, kemudian meminta izin kepada hukum adat kepada seluruh yang mempunyai kegiatan kesenian, kemudian baru bisa memulai rangkaian langkah-langkah selanjutnya yaitu dimulai dari saramoe, samba, syair (karangan utama) dan tonjon yang berisi syair penutup. (2) Dalam tradisi kesenian nandong terkandung nilai-nilai amanah yang disampaikan melalui sindiran dan menceritakan kehidupan sehari-hari. (3) Upaya dalam melestarikan tradisi kesenian nandong dapat dilakukan dengan cara mengadakan latihan rutin di desa pada hari tertentu, mengajak untuk terus menampilkan tradisi kesenian nandong dalam setiap acara maupun perlombaan yang diadakan, menampilkan kesenian nandong diluar daerah serta mengajak para generasi muda untuk ikut berpartisipasi dan mencintai budaya lokal.&#13;
Kata Kunci: Nilai-nilai, Kesenian Nandong.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121825</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 09:56:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 11:19:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>