Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KOREOGRAFI TARI PETANI SAKA PADA SANGGAR KELAPA GADING DI SMA NEGERI 7 BANDA ACEH
Pengarang
Jihan Valencia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Tri Supadmi - 196702161993032002 - Dosen Pembimbing I
Nurlaili - 197506102006042001 - Dosen Pembimbing II
Rida Safuan Selian - 197610072002121003 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1906102030042
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2024
Bahasa
Indonesia
No Classification
792.82
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata Kunci : Kajian, Koreografi, Tari Petani Saka.
Penelitian ini bertujuan memperoleh data dan informasi yang akurat tentang bentuk koreografi tari Petani Saka pada sanggar Kelapa Gading di SMA Negeri 7 Banda Aceh. Mode pengumpulan data yang disusun : 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi. Pengolahan data menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan : 1) Tari Petani Saka ini diciptakan oleh Rendy Permata Yuda. 2) Bentuk koreografi tari Petani Saka SMA Negeri 7 Banda Aceh yaitu meliputi penari perempuan yang berjumlah 2 orang penari dengan bagian-bagian gerak yang meliputi 6 ragam gerak. Adapun ragam geraknya terdiri dari (a gerak masuk awal penari (b gerak eksplor sebelum memasak air nira (c gerak memasak air nira (d gerak eksplor menunggu air nira menjadi gula aren (e konflik, dan (f ending. Musik pengiring terdiri dari serune kale, suling bambu, rapa’I, gitar akustik, keyboard, bass, cymbal dan floor. Tata rias yang digunakan adalah tata rias gelap dengan beberapa produk make up yang berwarna gelap dari warna kulit penari asli, tetapi masih memperlihatkan sisi keremajaan mereka juga mewujudkan karakter remaja yang mandiri. Tata busana yang digunakan dalam tari Petani Saka merupakan busana tari tradisional Aceh pada umumnya, tetapi busana yang digunakan pada tari ini terlihat lebih sederhana. Properti yang digunakan
bambu air nira, sendok kayu, gabus, gula aren, kuali dan kursi.
Keywords: Study, Choreography, Saka Farmer Dance. This research aims to obtain accurate data and information about the form of the Saka Farmer dance choreography at the Kelapa Gading studio at SMA Negeri 7 Banda Aceh. Data collection modes are arranged: 1) Observation, 2) Interview, 3) Documentation. Data processing uses descriptive qualitative methods. From the research results it can be concluded: 1) The Saka Farmer Dance was created by Rendy Permata Yuda. 2) The choreographic form of the Saka Farmer dance at SMA Negeri 7 Banda Aceh includes 2 female dancers with movement parts covering 6 types of movement. The various movements consist of (a the dancer's initial entry movement (b the movement to explore before cooking the sap water (c the movement to cook the palm juice (d the exploration movement waiting for the sap water to become palm sugar (e conflict, and (f ending). The accompanying music consists of kale serune , bamboo flute, rapa'I, acoustic guitar, keyboard, bass, cymbals and floor. The make-up used is dark make-up with some make-up products that are dark in color from the dancer's original skin color, but still show their youthful side and also embody the character independent teenagers. The clothing used in the Saka Farmer dance is traditional Acehnese dance clothing in general, but the clothing used in this dance looks simpler. Props used bamboo palm juice, wooden spoon, cork, palm sugar, cauldron and chair.
KAJIAN KOREOGRAFI TARI BURQA AL-ZAFN DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) BANDA ACEH DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) BANDA ACEH (Rika Agustina, 2015)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI NYAK CUT DI SANGGAR BANDA BEUTARI KOTA LANGSA (ALFIYA RAHMI, 2021)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI PIASAN MEULAOT DI SANGGAR RAMPOE KOTA BANDA ACEH (Puspa Hildayani, 2016)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI POH KIPAH DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO ACEH UTARA (Nurul Riska. D, 2019)
KAJIAN KOREOGRAFI TARI GASEH SEUTIA DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGOE ACEH UTARA (Farah Maulidya, 2024)