ANALISIS BENTUK MULTIKULTUR DALAM NOVEL BULAN DI LANGIT PEDIR KARYA AZMI ABUBAKAR LC | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS BENTUK MULTIKULTUR DALAM NOVEL BULAN DI LANGIT PEDIR KARYA AZMI ABUBAKAR LC


Pengarang

NINA RAHMATINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mukhlis - 196212021988101001 - Dosen Pembimbing I
Budi Arianto - 197201232005011001 - Dosen Pembimbing II
Armia - 197108221998021001 - Penguji
Herman R - 198304202015041002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1706102010027

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Rahmatina, Nina. (2024). Analisis Bentuk Multikultur dalam Novel Bulan di Langit
Pedir Karya Azmi Abubakar, Lc.
Penelitian ini berjudul “Analisis Bentuk Multikultur dalam Novel Bulan di
Langit Pedir Karya Azmi Abubakar, Lc”.Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan bentuk dan bagaimana pengarang menggambarkan bentuk
multikultur yang terdapat dalam novel Bulan di Langit Pedir Karya Azmi Abubakar,
Lc. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah
novel Bulan di Langit Pedir (2017) Karya Azmi Abubakar, Lc. Data penelitian
adalah kata-kata, kalimat, narasi dan dialog pada sumber data yang mendeskripsikan
bentuk-bentuk multikultur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
membaca dan mencatat. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan cara reduksi
kata, penyajian data, verifikasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat tujuh bentuk multikultur, yaitu 1) solidaritas dan
persaudaran, 2) kesetaraan gender, 3) perdagangan terbuka, 4) nilai kekeluargaan, 5)
penghormatan terhadap tata susila, 6) merasa cukup dalam hidup, 7) berbagi dan
kontrol kekuasaan. Dapat disimpulkan bahwa, dari ketujuh bentuk multikultur
tersebut yang paling dominan dialami tokoh adalah berbagi dan kontrol kekuasaan.
Pengarang menggambarkan bentuk multikultur dengan 1) teknik eskpositori dan 2)
teknik dramatik. Teknik yang digunakan oleh pengarang lebih dominan teknik
dramatik.
Kata kunci: Bentuk Multikultur, Bulan di Langit Pedir, Novel.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK