<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121783">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN TEKNIK SASIRANGAN PADA PRODUK FASHION</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dienda Nabilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kesejahteraan Keluarga</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Indonesia, sebagai negara dengan keberagaman budaya yang luar biasa, memiliki warisan seni dan kerajinan tradisional yang sangat kaya. Salah satu aspek yang semakin mendapatkan perhatian adalah penerapan teknik sasirangan pada produk fashion. Teknik sasirangan, yang berasal dari Kalimantan Selatan, menciptakan kain berwarna-warni dengan pola yang rumit melalui proses celup ikat. Keunikan teknik ini terletak pada hasil akhirnya, di mana motif-motif yang dihasilkan mencerminkan kehidupan sehari-hari, alam, dan mitos lokal. Sasirangan bukan sekadar kain, ia adalah bentuk seni yang mengandung makna mendalam dari masyarakat yang menciptakannya. Penerapan teknik sasirangan dalam dunia fashion merupakan bagian dari perkembangan industri kreatif Indonesia. Seiring dengan meningkatnya apresiasi terhadap seni tradisional, desainer fashion lokal mulai memadukan unsur-unsur budaya dalam rancangan mereka. Inilah yang menjadi katalis bagi pergeseran paradigma, di mana fashion bukan hanya dilihat sebagai kebutuhan fungsional, tetapi juga sebagai medium ekspresi budaya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Laboratorium tata busana yang beralamat di Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Proses pelaksanaan penelitian ini dilakukan selama 3 bulan pada 28 Agustus 2023 s/d 3 November 2023. subjek pada penelitian ini adalah pewarna sintetis, dan objeknya adalah outer dan rok yang dibuat menggunakan teknik Sasirangan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi kepustakaan, dokumentasi, eksprimen terapan. Proses penerapan teknik sasirangan pada produk fashion didahului dengan mempersiapkan alat dan bahan yang baik dan sesuai untuk memperoleh hasil yang baik. Penulis menerapkan teknik sasirangan pada produk fashion menggunakan pewarna tekstil yaitu indigosol, kain sasirangan yang siap diwarnai di buat menjadi produk fashion berupa rok dan outer. Warna yang dihasilkan dari indigosol, tercipta pada saat penjemuran kain dibawah trik sinar matahari, semakin bagus cuaca, maka warna yang keluar akan semakin bagus. Setelah pewarnaan selesai kain di fiksasi menggunakan sodium nitrit. Desain produk fashion yang pertama yaitu model rok dengan pola rok A line, bagian pinggang menggunakan karet dan ressleting di bagian samping pinggang. Produk fashion yang kedua yaitu outer dengan ukuran standar.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Sasirangan, pewarna tekstil, indigosol, produk fashion.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121783</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 22:34:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-27 09:54:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>