<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121747">
 <titleInfo>
  <title>TEACHING ENGLISH FOR CIVIL ENGINEERING STUDENTS (A CASE STUDY AT MUHAMMADIYAH ACEH UNIVERSITY IN BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nurul Akhmal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menyelidiki persiapan pedagogis, proses pengajaran, dan pandangan mahasiswa tentang pengajaran bahasa Inggris untuk mahasiswa teknik sipil di UNMUHA Banda Aceh. Tantangan dihadapi oleh beberapa mahasiswa dalam mempelajari bahasa Inggris, termasuk masalah dengan pemahaman membaca, kesulitan dalam memahami petunjuk lisan dalam pemahaman mendengarkan, kosakata teknis, dan motivasi. Temuan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan bagi peningkatan strategi pembelajaran bahasa. Wawancara dilakukan dengan satu dosen, observasi non-partisipan dilakukan, kuesioner terbuka didistribusikan kepada mahasiswa yang bersedia, dan dari 86 mahasiswa, 23 mahasiswa bersedia memberikan pandangan mereka. Dokumentasi rencana pelajaran dan materi pengajaran juga disertakan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa desain rencana pelajaran tidak mengikuti Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan tidak mengalami analisis kebutuhan selama lima tahun. Selain itu, ketergantungan pada satu buku teks selama 5 tahun, kurangnya metodologi pengajaran, dan ketidakefektifan dalam keterlibatan mahasiswa diamati. Berdasarkan hasil observasi, pre-aktivitas dosen ditemukan sesuai dengan tingkat 60%, sementara aktivitas utama berada pada 62%, dan aktivitas penutup berada pada 100% secara rata-rata. Temuan kuesioner menyoroti bahwa sebagian besar mahasiswa setuju bahwa bahasa Inggris penting untuk studi dan karir masa depan mereka di bidang teknik. Mereka menemukan pembelajaran menyenangkan karena relevansinya dengan bidang mereka dan dukungan dari para pengajar. Namun, perbaikan bisa dilakukan dalam diskusi, fasilitas, dan interaktivitas antara mahasiswa. Mahasiswa menyatakan preferensi untuk mempelajari istilah teknis dan kegiatan yang menarik, sementara tidak menyukai metode yang sederhana dan menghadapi tantangan dalam membaca dan pengucapan. Singkatnya, pengalaman pembelajaran dan pengembangan kemampuan bahasa, berpikir kritis, dan kolaborasi antar mahasiswa dapat ditingkatkan dengan meningkatkan fasilitas, merancang rencana pelajaran baru, melakukan analisis kebutuhan, memilih materi dan metode pengajaran yang sesuai, dan mempromosikan pembelajaran aktif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121747</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 14:34:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 14:47:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>