<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121730">
 <titleInfo>
  <title>STUDI ANALISIS PERBANDINGAN STC (SPACE TIME CODING) DAN SM (SPATIAL MULTIPLEXING) PADA MIMO UNTUKRNKOMUNIKASI WIRELESS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afrilisna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Multi Input Multi Output  (MIMO)   merupakan   sistem   yang   menggunakan beberapa  antena  pada   pemancar  dan  penerima  untuk   komunikasi   wireless. Independent channel fading disebakan oleh multipath diantara pasangan antenna&#13;
pengirim  dan  penerima  yang  berbeda  yang  menyediakan  kapasitas  gain  yang melebihi    sistem    antenna   konvensional.    Kelebihan    utama    sistem    MIMO dibandingkan  teknologi   wireless  konvensional   adalah   kemampuannya  untuk mengubah  efek  negatif yang  disebabkan  oleh  multipath  menjadi  keuntungan. Selaln itu, sistem  MIM0 dapat diterapkan untuk menyediakan komunikasi yang handel. Hal ini membuat MIMO dianggap sebagai salah satu  teknologi wireless yang paling menjanjikan. Pada tugas akhir ini ahan dianalisa kineria dari teknik deteksi MIMOyaitu: Space Time Coding (STC) dan Spatial Multiplexing (SM) yang menyediakan link dan kapasitas gain yang handel. Pada NIMO,  peningkatan performansi    tidak    bisa    diiringi    dengan    peningkatan    kapasitas.    Untuk meningkatkan   performansi   digunakan   teknik   diversitas,    sedangkan   untuk peningkatan kapasitas digunakan Spatial multiplexing. Dari hasil analisa diperoleh bahwa performansi BER yang baik didapat dari teknik deteksi STC.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121730</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 13:12:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 13:12:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>