<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121709">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN LAMPU LALU LINTAS SIMPANG TUJUH  ULEE KARENG  BANDA ACED BERDASARKAN  KONDISI  GEOMETRIK TAHUN 2007</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sarrun</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas  Akhir  ini berjudul  Perencanaan  Lampu Lalu Lintas Simpang  Tujuh  Ulee Kareng Banda Aceh Berdasarkan Kondisi  Geometrik  Tahun 2007.  Penelitian  ini dipusatkan  pada panjangnya waktu  sildus  lampu  lalu  lintas  pada  simpang  tujuh Ulee Kareng, Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan pengaturan simpang  Tujuh  Ulee  Kareng dengan  menggunakan  lampu  lalu  lintas (time sharing intersection) dan mengatur  panjang siklusnya,  karena persimpangan tersebut   sering   terjadi   konflik   akibat   kepadatan    lalu   lintas   yang   melewati persimpangan  tersebut.  Pengambilan  data dilakukan  pada hari  Kamis, Jumat,  dan Minggu  pada  saat  waktu  sibuk  pagi,  siang  dan  sore.   Data  volume  lalu  lintas perlajur  menurut  arah  gerakan   yang  didapat,   diplot   ke  dalam  bentuk  grafik fluktuasi  sehingga  diketahui  kapan terjadinya  jam  puncak.  Kemudian  dilakukan pencatatan  waktu tempuh kendaraan yang berurutan saat mendekati persimpangan serta  mengukur  aspek-aspek geometrik jalan  untuk  dapat  merencanakan   lampu lalu  lintas.  Persimpangan   yang  ditinjau  direncanakan    dengan  menggunakan   2 (dua) phase.  Panjang siklus  lampu  lalu  lintas pada persimpangan  tersebut  adalah 114 detik, dengan pembagian  periode diantaranya  pada phase I (pertama)  panjang periode  hijau  68 detik dan panjang periode  hijau  pada phase n (kedua)  36 detik,&#13;
panjang periode kuning  untuk  masing-masing phase  adalah 5 detik,  sedangkan periode merah  untuk phase  1  (pertarna)  adalah  41  detik dan periode merah  pada phase II (kedua) adalah sebesar 73 detik. Sebaiknya  untuk menghindari rawannya konflik pada simpang  Tujuh Ulee K.areng, Banda Aceh,  diharapkan kepada  para pemakai jalan sebelum  mencapai  persimpangan  hendaknya  telah  merencanakan jalur ataupun  baris aliran yang  sesuai dengan  tujuan gerakannya,  sehingga  tidak terjadi konflik pada awal gerakan persirnpangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 11:41:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-26 11:41:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>