EVALUASI DAN ANALISA BIAYA PRODUKSI BERAS PADA PABRLK PENGGILING PADI CV. USAHA MAJU KEC. SYAMTALIRA BAYU ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI DAN ANALISA BIAYA PRODUKSI BERAS PADA PABRLK PENGGILING PADI CV. USAHA MAJU KEC. SYAMTALIRA BAYU ACEH UTARA


Pengarang

Makhyaruddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0004102011067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tata letak adalah pengaturan dari fasilitas produksi dan area kerja yang ada, yang merupakan masalah yang sering kita jumpai dalam dunia industri. Tujuan dari suatu proses produksi adalah menghasilkan produk dengan tingkat efesiensi dan kualitas yang tinggi dengan biaya minimal dan dapat segera memenuhi kebutuhan dari konsumennya. Pada objek pengamatan ini, yaitu sebuah pabrik penggilingan padi dengan pemasaran yanng diorientasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarahat disekitarnya. Fasilitas tata letak yang ada pada CV. Usaha Maju menurut proses dan jumlah alatnya dikategorikan dalam bentuk tata letak berdasarkan aliran produk/garis, dimana mesin-mesin dan peralatan lainya disusun berdasarkan urutan operasi yang diperlukan bagi produk yang akan dibuat. Segala fasilitas produksi harus diatur sedemikian rupa dan tidak memerlukan bermacam mesin sehingga operasinya dapat berlangsung seefesien mungkin. Tugas Akhir ini membahas analisa biaya produksi pada produksi beras dengan tujuan menganalisa total biaya produksi pada produksi pertonnya. Telah dilakukan studi kasus pada kilang padi CV. Usaha Modu yang memproduksi beras jenis kuku balam. Pada kilang padi ini proses penggilingan dilakukan secara otomatis (menggunakan mesin) yang dioperasikan oleh tenaga kerja dengan kapasitas produksi rota-rata 18,6 ton/hari. Dengan menggunakan metode kuantitatif jumlah rota-rata prodrksi beras hilang padi ini sebesar 483,6 ton/bulan dengan biaya operasi keseluruhan sebesar Rp 2.171.986.194,-hulan dan biaya produksi sebesar Rp 4,491.286.-/ton.

Kata Kunci : Tata letak, proses produksi, biaya produksi, biaya penyusutan
peralatan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK