PENGARUH RIZOBAKTERI INDIGENOUS ASAL GAYO LUES TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH RIZOBAKTERI INDIGENOUS ASAL GAYO LUES TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.)


Pengarang

NAURAH MASITAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Halimursyadah - 197002241997022001 - Dosen Pembimbing I
Rika Husna - 198412312015042002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1905101050054

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Agroteknologi., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang dikenal dengan nama minyak nilam (Patchouly oil). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat rizobakteri indigenous yang mampu berperan sebagai (PGPR), pengaruh varietas dan untuk mengetahui interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman nilam Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Laboratorium Ilmu Gulma, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Laboratorium Biologi akultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Nino Park Universitas Syiah Kuala yang berlangsung dari bulan Januari sampai dengan Juli 2023. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 7x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu 7 jenis isolat rizobakteri (Tanpa Rizobakteri, PG 5/2, PG 6/1, PG 6/3, PG 7/2, PG 7/3 CK, dan PG 9/3 C) dan 3 jenis varietas nilam (Sidikalang, Lhokseumawe, dan Tapak Tuan). Parameter yang digunakan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, bobot biomassa basah tanaman, panjang akar, volume akar, luas per helai daun, dan bobot biomassa kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan isolat rizobakteri berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, bobot biomassa basah, panjang akar, volume akar, luas per helai daun dan bobot biomassa kering. Pertumbuhan dan hasil varietas Sidikalang yang terbaik menggunakan isolate rizobakteri PG 9/2 C, varietas Lhokseumawe yang terbaik menggunakan isolat rizobakteri PG 6/2, dan varietas Tapak Tuan yang terbaik menggunakan isolat rizobakteri PG 8/1 berdasarkan parameter bobot biomassa kering.

Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) is one of the essential oil producing plants known as patchouli oil. This study aims to obtain indigenous rhizobacterial isolates capable of acting as (PGPR), the effect of varieties and to determine the interaction of the two on the growth and yield of Aceh patchouli plants. This research was conducted at the Seed Science and Technology Laboratory, Weed Science Laboratory, Agrotechnology Department, Faculty of Agriculture, Biology Laboratory, Faculty of Teacher Training and Education, and Nino Park, Syiah Kuala University which took place from January to July 2023. This experiment used a Randomized Group Design (RAK) 7x3 factorial pattern with 3 replications. The factors studied were 7 types of rhizobacterial isolates (No Rizobacteria, PG 5/2, PG 6/1, PG 6/3, PG 7/2, PG 7/3 CK, and PG 9/3 C) and 3 types of patchouli varieties (Sidikalang, Lhokseumawe, and Tapak Tuan). The parameters used were plant height, number of leaves, number of branches, stem diameter, plant wet biomass weight, root length, root volume, area per leaf blade, and plant dry biomass weight. The results showed that rhizobacterial isolates had a very significant effect on the parameters of plant height, number of leaves, number of branches, stem diameter, wet biomass weight, root length, root volume, area per leaf blade and dry biomass weight. The best growth and yield of Sidikalang variety using rhizobacterial isolate PG 9/2 C, Lhokseumawe variety using rhizobacterial isolate PG 6/2, and Tapak Tuan variety using rhizobacterial isolate PG 8/1 based on dry biomass weight parameter.

Citation



    SERVICES DESK