<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121610">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PATAHAN PADA SUDUT  BENDING LEMBARANRNALUMINIUM DENGAN KETEBALAN 5 MM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bending didefinisikan  sebagai proses perubahan  bentuk pada  benda kerja  akibat diberikan gaya luar sehingga terjadi deformasi plastis,  dimana akibat dari deformasi plastis  ini tidak merusak struktur dari lembaran atau benda kerja.  Faktor - faktor yang  mempengaruhi   hasil proses  bending sangat tergantung dari jenis  material, tebal lembaran,  kecepatan bending dan besarnya sudut bending yang diberikan pada saat pembentukkan  lembaran logam.  Pengujian  ini hanya dilakukan pada  sudut bending  30,   60,   dan  90,   bahan yang  digunakan aluminium tipe  1100 dengan ketebalan  mm.    Tujuan  penelitian   ini  adalah  untuk  mengetahui  kegagalan  - kegagalan   yang  terjadi  pada proses   bending  untuk  bahan  aluminium  dengan ketebalan mm  dengan  besar sudut bending   yang  berbeda.  Dari hasil pengujian pada mesin bending dengan fariasi masing-masing sudut bending yaitu 30,  60 dan&#13;
90 maka semakin kecil sudut bending semakin cepat terjadi patah apabila pengaturan clearance pada  mesin pada saat pengerjaan bending tidak sesuai dan keterbatasan  mampu  bending  dari  mesin juga  semakin  mempersulit pengerjaan bending lembaran aluminium.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci :  Aluminium, Sudut Bending, Patahan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121610</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 12:10:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 12:10:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>