<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121604">
 <titleInfo>
  <title>PERBAIKAN STABILITAS TEGANGAN PADA SISTEM TENAGA LLSTRIK MENGGUNAKAN STATIC COMPENSATOR (STATCOM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rendra Agustian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Paper  ini  membahas  tentang  perbaikan  stabilitas  tegangan  pada  sistem  tenaga listik   menggunakan    Static     Compensator    (STATCOM).    STATCOM   akan disimulasikan  sebagai  kendali  stabilitas  tegangan,  STATCOM  akan  mengatur impedansi   jaringan   dengan   menginjeksikan   daya   reaktif  ke  jaringan   yang memberikan efek aliran daya  menjadi optimal, sehingga kemampuan transfer daya dalam  jaringan  akan  meningkat.  Dengan     demikian  efek   pembebanan  dapat dimaksimalkan   dengan   tetap   menjaga   kestabilan   tegangan.      Penelitian   ini bertujuan    untuk     mendapatkan    perbaikan    tegangan    dengan    penempatan STATCOM pada jaringan transmisi sistem 6 bus. Dalam  mempebaiki stabilitas tegangan  sistem,   nilai   dari   eigenvalue   pada  sistem   dihitung  sehingga  akan diketahui sistem   berada dalam keadaan  stabil atau tidak. Besar dari nilai eigen yang mininum menandakan seberapa dekatnya sistem  menjadi  collapse. Dengan menggunakan   faktor   partisipasi,   bus   atau   node   yang   paling   lemah   dapat ditentukan.    Plot   kurva   Q-V   digunakan   dalam   menggambarkan   kestabilan tegangan.  Kurva  ini  memperlihatkan  sensitivitas  dan perubahan tegangan bus terhadap perubahan injeksi daya reaktif serta batas kestabilan atau jarak dari setiap bus ke kondisi voltage.  Penyelesaian perhitungan aliran daya sistem ini diselesaikan dengan metode Newton-Raphson dan pemograman ToolBox (PSAT 2.0.B1) MATLAB/Simulink.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121604</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 11:47:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 11:47:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>