<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121597">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA JARINGAN SERAT OPTIKRNLINK BNAC-STO  LAMTEUMEN-STO LAMBARO DENGAN BASIS SYNCHRONOUS DIGITAL HIERARCHY DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masri Fithrian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jaringan serat optik link Banda Aceh Centrum (BNAC)-STO Lamteumen STO Lambaro yang dihubungkan dengan konfigurasi ring mengguoaka.n  media transmisi serat optik jenis single Mode Low Water peak Fiber Type Duct atau dikenal dengan kode SM G.652  D,   konektor NTT-FC dengan rugi-rugi sisipan&#13;
0,15 dB-0,8 dB dan redaman 0,05 dB-0,5 dB serta membutuhkan penyambungan serat optik dengan metode peleburan (fusion) karena jarak antar STO lebih besar dari  maksimal panjang  kabel  yang  diproduksi  (&gt;2km), kualitas  sambungan mempunyai maksimum redaman rata-rata 0,2 dB yang diukur dari kedua ujung&#13;
serat  optik.   Dari  dua  parameter utama  kinerja  jaringan  serat  optik  yaitu perhitungan power budget dan perhitungan waktu bangkit pada jaringan   link BNAC-STO Lamteumen-STO Lambaro sebagai objek analisa di peroleh hasil perhitungan safetyfactor (margin) sebagai batas dari selisih daya pada pemancar dan penerima di  kurangi dengan jumlah  rugi-rugi,  pada      link  BNAC-STO Lambaro sebesar 1,829 dB, BNAC- STO Lamteumen sebesar 4,232 dB clan STO Lamteumen-STO Lambaro sebesar 2,413 dB, ketiga link mempunyai nilai margin yang lebih besar dari nilai syarat ketersediaan daya di penerima (M&gt;1  dB). Hal ini menyatakan ketersediaar  daya pada setiap  penerima dari jaringan  cukup baik. Perhitungan waktu bangkit yarg peroleh dari link BNAC-STO Lambaro sebagai link terjauh (8,80 km) sebesar 0,314 ns, nilai ini lebih rendah dari batas toleransi waktu bangkit yang di perbolehkan pada penyaluran sinyal dengan format Non Return Zero (NRZ) yaitu 1,125 ns. Dari hasil kedua perhitungan parameter kinerja jaringan  serat optik maka dapat dinyatakan  kinerja jaringan  serat opti.k  link BNAC-STO Lamteumen-STO Lambaro adalah baik.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121597</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 11:30:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 11:30:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>