<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121580">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO BIAYA ANTARA KONTRAK LUMSUM  DENGAN KONTRAK UNIT PRICE MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mona Melyar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berbagai  usaha  dilakukan  oleh  penyedia  jasa  untuk  dapat  menghindari  atau mengurangingi risiko sehingga dapat  dicapai hasil yang efektif.  Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menganalisa risiko dari jenis kontrak dalam proyek.  Jenis  kontrak yangg  sering  dipakai  dalam  pelaksamm  proyek  adalah kontrak Lumsum dan` kontrak unit price.  Tujuan, dari` penelitian ini. adalah untuk mengetahui perbandingan risiko biaya  yang terjadi antara kontrak  lumsum dan kontrak unit price  dengan  menggunakan  metode Decision Tree.    sehingga responden dapat memilih kontrak yang  tepat untuk setiap jenis proyek. Metode Decision Tree merupakan  pohon  keputusan yang   didalamnya terdapat perbadingan kontaak Lumpsum dengan` kontrak unit price yang didasarkan pada nilai Expected Opportunity Loss (EOL)  kontrak itu sendiri. Semakin besar nilai EOL  tiap peristiwa  risiko  maka  semakin besar pula kerugian  yang  diterima. Penelitian ini di awali dengan membuat kuisioner dan selanjutnya membagikan kepada sejumlah rasponden dikota Banda  Aceh dengan 3 pihak responden yaitu. pihak kontraktor 40 orang,  konsukuen 30. orang dan awner  I0 orang:  Data yang dikumpulkan  dari  responden yaitu karakteristik  responden.  Pilihan  responden antara kontrak lumpsum dan  awner price berdasarkan proyyek konstruksinya dan Frekuensi  sering/tidaknya terjadi risiko pada kontrak berdasarkan  12  peristiwa&#13;
riiko, Berdasarkan hasil analisis Metode Desicion Tree diperoleh bahwa  proyek dengan.   kontrak  Lumpsum.   akan   lebih   tinggi   risiko   menderita kerugian dibandingkan dengan kontrak unit price.  Ini dapat dilihat dari nilai EOL  yaitu : pihak  kontraktor yang  memilih  kontrak  lumpsum diperoleh jumlah nilai EOL sebesar -90,056% sedangkan yang memilih kontrak  unit price sebesar -72,517%, pihak konsultan yang memilih kontrak lumpsum diperoleh jumlah nilai EOL sebesar -85,672%  sedangkan yang memilih kontrak unit price sebesar -78,979% dan pihak owner yang memilih kontrak lumpsum diperoleh jumlah nilai EOL  sebesar -9725% sedangkan yang memilih kontrak unit price sebesar -94,25%&#13;
&#13;
Kata kunci  :   Biaya, Lumpsum, unit Price, Decision Tree&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121580</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 10:04:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 10:04:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>