<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121548">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEBUGARAN KARDIORESPIRASI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afif Farhan Yuda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indeks massa tubuh (IMT) adalah sebuah perhitungan yang digunakan untuk mengetahui status gizi seseorang dan diklasifikasikan menjadi berat badan rendah, normal, kelebihan berat badan atau obesitas. Data dari 2 dekade terakhir yang menunjukkan bahwa orang-orang dengan usia dewasa muda (18-45 tahun) mengalami perkembangan profil yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular karena berkembangnya prevalensi seperti berat badan berlebih atau obesitas, diabetes, dll. Kebugaran kardiorespirasi (CRF) adalah kemampuan dari sistem sirkulasi dan respirasi seseorang untuk menyediakan oksigen bagi mitokondria yang ada di otot rangka untuk menghasilkan energi ketika melakukan aktivitas fisik. CRF yang rendah diasosiasikan dengan IMT yang lebih tinggi. Kehidupan mahasiswa khususnya mahasiswa kedokteran saat menjalankan pendidikan di universitas kebanyakan berfokus pada beban akademik, sehingga para mahasiswa memiliki sedikit waktu luang yang menyebabkan kurangnya perilaku hidup sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara IMT dan CRF pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan melakukan uji statistik Spearman. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran USK. Pada mahasiswa dilakukan pemeriksaan IMT dan CRF. Total responden penelitian ini berjumlah 162 orang, diambil dengan menggunakan metode simple random sampling. Adapun hasil penelitian ini diperoleh nilai p = 0.000 dan nilai koefisien korelasi r=-0.496. Nilai p = 0.000 menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan CRF, nilai koefisien korelasi r = -0.496 menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan hubungan sedang. Hubungan negatif pada penelitian ini adalah apabila IMT meningkat maka CRF akan menurun, begitu pula sebaliknya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121548</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-22 17:34:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 09:21:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>