<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121507">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI POPULASI KUMBANG BADAK (ORYCTES RHINOCEROS L.) DI PERKEBUNAN SAWIT PTPN I, KECAMATAN LANGSA BARO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TASHANIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kumbang badak (Scarabaeidae: Oryctes rhinoceros L.) merupakan salah satu hama utama pada perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi populasi kumbang badak (Oryctes rhinoceros L.) pada fase pertumbuhan yang berbeda di perkebunan kelapa sawit PTPN I, Kecamatan Langsa Baro. Studi ini dilakukan pada bulan Juni – Desember 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode perangkap berumpan. Populasi kumbang badak dikoleksi pada empat kelompok usia tanam kelapa sawit yaitu Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Buah Pasir (BP), dan Tanaman Menghasilkan (TM 4-8 dan TM &gt;10 tahun). Pendugaan populasi kumbang badak pada setiap fase pertumbuhan masing-masing dilakukan pada areal seluas ± 40 Ha dengan total keseluruhan lahan ± 200 Ha. Pengkoleksian sampel kumbang dilakukan dengan perangkap feromon. Perangkap dipasang secara sistematis dengan jarak antar perangkap ± 400 meter pada setiap fase pertumbuhan tanaman. Pada lokasi setiap fase pertumbuhan kelapa sawit dipasang sebanyak 10 unit perangkap. Hasil dari penelitian ini diperoleh sebanyak 100 individu kumbang badak (Oryctes rhinoceros L.). Populasi kumbang badak tertinggi terdapat pada fase pertumbuhan buah pasir, namun tidak menujukkan perbedaan secara signifikan dengan tiga fase pertumbuhan lainnya. Populasi kumbang badak berjenis kelamin jantan lebih sedikit didapatkan dibanding dengan betina dengan rasio 1 : 1,63. Secara morfometrik kumbang badak jantan lebih besar dibandingkan kumbang badak betina.&#13;
&#13;
Kata kunci : 	estimasi, Oryctes rhinoceros, kelapa sawit, PTPN I Langsa, Kecamatan Langsa Baro&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121507</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-22 12:13:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-22 14:28:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>