<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121487">
 <titleInfo>
  <title>STANDARDISASI SISTEM PENTANAHAN PADA GARDU INDUK BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yesi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah  diteliti  masalah  standardisasi  sistem  pentanahan  pada  Gardu  lnduk  Banda  Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kebenaran aturan pada Gardu lnduk Banda Aceh dari standardisasi yang digunakan: hasilnya dapat dipakai sebagai ketentuan suatu  harga  yang  aman  pentanahan  peralatan  supaya  tidak  membahayakan  manusia .Pengukuran tahanan pentanahan dilakukan pada peralatan  Bay  Line  1  Gardu lnduk  150 KV,   pada peralatan  Bay Line 11 Gardu hduk  150 KV, pada peralatan Bay Line Trafo  I Gardu lnduk 150 KV, pada peralatan Bay Trafo 11 Gardu  lnduk 150 KV dan pada peralatan Bay Bus Couple Gardu lnduk  150 KV, hasil pengulouan diperoleh adanya nilai tahanan pentanahan yang berbeda yitu 02 Ohm. 0,3 Ohm dan 0,4 Ohm. Pada setiap nilal tahanan pentanahan   maka   dapat    diperoleh   tegangan   sentuh   dan   tegangan   langkah   untuk dibandingkan dengan standndisasi tegangan sentuh dan  tegangan langkah yang diizjnkan; hasil  perbandingan  menunjukkan  bahwa  tegangan  sentuh  dan  tegangan  langkah   untuk setiap  tahanan  pentanahan  tersebut  masih  dalam  standar  yang  diizinkan.  Maka jelaslah bahwa  nilai  tahanan  pentanahan  pada  gardu  induk  Banda  Aceh  sudah  sesuai dengan standar   pentanahan   untuk   meeliminir   apabila  terjadi   hubung   singkat   ketanah   yang berpengaruh pada tegangan sentuh dan tegangan  langkah,  sehingga   tidak  menimbulkan akibat akibat yang tidak diinginkan pada tubuh yang dapat menbahayakan keselamatan manusia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121487</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-22 10:23:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-22 10:23:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>