STUDI PERBANDIGAIN SISTEM DENSE WZA VILENGHT DIVISLON MULTIPLEXING (DWDM) DENGAN COARSE WAVENGHT DIVISION MULTIPLEXING VG (CWDM) PADA SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PERBANDIGAIN SISTEM DENSE WZA VILENGHT DIVISLON MULTIPLEXING (DWDM) DENGAN COARSE WAVENGHT DIVISION MULTIPLEXING VG (CWDM) PADA SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK


Pengarang

Zulfan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204105010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem Dence Wavelength Division Multiplexing (DWDM) dan Coarse Wavelength Division Multiplexing (CWDM) merupakan sistem transmisi komunikasi optik yang dapat mentransmisikan beberapa panjang gelombang yang berbeda dalam satu serat optik dengan kecepatan transmisi hingga 10 Gbps. Keduanya mempunyai persamaan dan perbedaan karakteristik yaitu dari segi band frekuensi yang dioptimalkan, channel spacing. serat optik serta perangkat pendukung yang digunakan. Sistem DWDM mengoptimalkan band frokuensi 1470 nm s/d 1610 nm dengan channel spacing 0,2 nm s/d I,2 nm, sedangkan sistem CWDM mengoptimalkan 1290 nm s/d 1610 nm dengan channel spacing 20 nm. Serat optik yang digunakan untuk sistem DWDM dan CWDM adalah serat optik standar ITU-T G.652. G.653, dan G.655. Sistem CWDM tidak memerlukan perangkat amplifier optik karena diimplementasikan untuk daerah metro sedangkan sistem DWDM memerlukan perangkat amplifier optik karena diimplementasihan untuk transmisi jarak jauh.

Kata Kunci : CWDM, DWDM. Channel Spacing, Band Frekuensi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK