<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121443">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN SIFAT MEKANIS PASANGAN BATA MERAH SEBAGAI BAHAN PENYUSUN DINDING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cindy Defrianiva</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerusakan yang terjadi pada beberapa dinding bata dapat menyebabkan penurunan kekuatan dan kekakuan yang signifikan sehingga mempengaruhi konstruksi bangunan. Kekuatan dinding bata tidak hanya bergantung pada kekuatan bata saja tetapi juga pada mortar sebagai bahan perekatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanis pasangan bata merah sebagai bahan penyusun dinding bata yang meliputi pengujian kuat tekan mortar, kuat tekan bata, kuat tekan dan kuat geser pasangan bata, dan kuat lekat pasangan bata-mortar. Pengujian untuk benda uji pasangan bata dilakukan ketika berumur 28 hari. Beberapa pengujian dilakukan menggunakan mesin uji kuat tekan dan yang lainnya menggunakan load cell. Hasil pengujian yang diperoleh dari penelitian ini berupa nilai rata-rata kuat tekan mortar sebesar 7,53 MPa atau 76,78 kg/cm2, nilai rata-rata kuat tekan bata merah sebesar 4,77 MPa atau 48,61 kg/cm2, nilai rata-rata kuat tekan pasangan bata merah sebesar 4,83 MPa dan 2,89 MPa, nilai rata-rata tegangan geser pasangan bata merah sebesar 0,62 MPa dan nilai rata-rata kuat lekat pasangan bata-mortar sebesar 0,48 MPa. Selain itu, juga diperoleh nilai modulus elastisitas pasangan bata masing-masing sebesar 135,370 MPa, 100,410 MPa, 48,250 MPa, 94,966 MPa, dan 47,569 MPa serta nilai rata-rata modulus geser sebesar 1862,42 MPa dari hasil analisis hubungan tegangan-regangan yang terjadi. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, campuran mortar yang digunakan pada penelitian ini sudah memenuhi syarat yang ditentukan, begitu juga dengan bata merah yang digunakan sudah cukup baik sebagai bahan penyusun dinding pasangan bata, meskipun ada beberapa hal yang mengindikasikan bahwa rendahnya nilai kekuatan pada bata bisa saja disebabkan oleh faktor-faktor lokal yang mempengaruhi kualitas dari bata tersebut seperti pengaruh ukuran bata yang tidak seragam, material bata yang digunakan, ataupun pengerjaan konstruksi yang dilakukan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121443</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-21 14:32:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-22 08:25:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>