<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121421">
 <titleInfo>
  <title>ANALIIS  KAPASITAS  DUKUNG TIANG PANCANG STATIS DAN  DINAMIS PADA  PEMBANGUNANRNMESJID ISLAMIC  CENTER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anita Putri Ayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mesjid Islamic  (enter terletak  sekitar 5   km dari  pusat kota  Banda  Aceh,  yaitu di daerah   Lampeunerut   Aceh   Besar   yang  terdiri   dari   3    lantai.   Pada   dasarnya, Pembangunan Mesjid Islamic Center terdapat variasi kedalaman pemancangan tiang antara perhitungan slatis dan dinarnis. Narnun analisis ini hanya tertuju pada perhitungan kapasitas dukung tiang statis (sebelum pemancangan) dan kapasitas dukung tiang dinamis (setelah pemancangan) untuk rnengetahui berapa persen perbedaan  antara  kedua perhitungan tersebut pada kedalaman  yang sama.  Kapasitas dukung tiang statis dihitung dengan menggunakan data boring yaitu dengan memperoleh sifat  fisis dan mekanis dari  tanah.  Sedang«an  pada perhitungan dinamis, on,  menggunakan jenis pemukul  jatuh (drop hammer)  dengan &#13;
data  pemancangan,   seperti   uji   test  kalendering,   berat  hammer  yang di gunakan tinggi  jatuh   1500  mm.   Kapasitas  dukung dinamis dihitung dengan  menggunakan&#13;
rumus  ENR  (Engineering  News-Formula) dan Janbu.    Hasil  perhitungan dinamis yang menggunakan  rumus  ENR  (Engineering News-Formula) dan Janbu, kapasitas dukung yang terbear terlihat pada tiang  A  144, karena memiliki nilai penetrasi yang kecil. Semakin kecil  penetrasi  yang diperoleh, semakin besar kapasitas dukungnya. Sedangkan  pada perhitungan  statis,  kapasitas  dukung yang terbesar terdapat pada tiang  A22,  A25.  A129  dan  A144  karena  memiliki  lapisan  tanah  yang  berbeda sehingga berpengaruh pada gaya gesek tanan terhadap, kulit tiang.  Perbedaan rata-rata antara kapasitas  tiang  statis dan dinamis (ENR),  yaitu 45,847%  pada  kedalaman&#13;
9,00m dan 43,152% pada  kedalaman  10,00m.  sedangkan antara kapasitas tiang statis dan dinamis (jambu), sebesar 44,071%   pada kedalaman  9,00m dan 41,460% pada kedalaman  10,00&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121421</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-21 12:15:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-21 12:15:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>