<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121416">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PENAMBAHAN  AGREGAT  RINGAN  TERHADAP KUAT GESER BETON  RINGAN  BUSA DENGAN  METODE PUSH-OFF (SUATU  PENELITIAN  KUAT GESER  BETON RINGAN  BUSA DENGAN  MENGGUNAKAN BAHAN PENAMBAH:</title>
  <subTitle>PASIR POZZOLAN  ALAMI,  BONGKAHAN  CANGKANG  SAWIT, DAN BATU APUNG PADA SG =  1,8)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurudhahri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  dilakukan dengan tujuan  untuk mengctahui  kuat geser dengan uji push-off pada beton ringan busa dengan  variabel  jenis  agregat.  Benda uji  yang digunakan untuk uji push-off  berbentuk z berukuran  10 cm x 20 cm x 40 cm scbanyak I5 buah. Untuk pengujian mekanis disiapkan beberapa benda uji. Untuk pengujian  kuat  tarik  belah  digunakan  silinder  berukuran  diameter  I5  cm  dan tinggi  30  cm  sebanyak   I5   buah,  sementara  itu  untuk  pengujian  kuat  tekan digunakan kubus berukuran I0 cm x I0 cm x I0 cm scbanyak 6 buah dan silinder bcrukuran diameter  I5 cm dan tinggi  30 cm scbanyak 9 buah.  Dalam penelitian ini juga ditambahkan  beberapa jenis agregat ringan seperti  pasir pozolan alami, bongkahan  cangkang  sawit,  dan  batu  apung.  Persentase  penambahan  agregat ringan tersebut adalah sebanyak 10% dari volume total beton. Agregat yang digunakan lolos saringan 4,76 mm, mutu beton yang diteliti yaitu pada SG sebesar I,8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya penambahan agregat pada beton  ringan  busa  dapat  meningkatkan  kuat  geser.   Penambahan  agrcgat cangkang sawit memberikan konstribusi kuat geser yang paling besar bila dibandingkan  dengan jenis  agrcgat  ringan  yang  lain.  Beton  ringan  busa  yang paling  tidak  getas  adalah  beton  ringan  busa  dengan  penambahan  agregat  batu apung,  selanjutnya  beton  ringan  busa dengan  pcnambahan pasir pozolan  alam, penambahan  bongkahan  cangkang  sawit,  dan  yang  paling  getas  adalah  beton ringan busa normal. Hasil  penelitian geser ini jika digunakan dalam  persamaan untuk menghitung kuat geser beton (Vc), pada perhitungan kuat geser beton bertulang besarya adalah berkisar Ve = 0,09 [f_ .b.d-0,15 [f_.b.d.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121416</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-21 11:59:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-25 11:30:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>