TINJAUAN PENGGUNAAN MATERIAL BAHAN BEKAS UNTUK KONSTRUKSI JALAN RAYARN(STUDI KASUS PENGGUNAAN KACA BEKAS SEBAGAI PENGGANTI FILLER) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN PENGGUNAAN MATERIAL BAHAN BEKAS UNTUK KONSTRUKSI JALAN RAYARN(STUDI KASUS PENGGUNAAN KACA BEKAS SEBAGAI PENGGANTI FILLER)


Pengarang

Fitra Yuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204101020034

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tugas akhir ini berjudu! "Tinjauan Penggunaan Bahan Bekas Untuk Konstruksi Jalan Raya" yang merupakan studi kasus penggunaan kaca bekas sebagai pengganti filler. Dari penelitian sebelumnya Imtiaz, (1993) menggunakan bahan bekas kaca menunjukkan bahwa kaca mempunyai potensi untuk digunakan sebagai material dalam campuran aspal. Mengingat jumlah bahan bekas relatif banyak dan belum dilakukan daur ulang maka pada penelitian ini bahan bekas kaca akan dimanfaatkan untuk campuran aspal beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan campuran aspal yang menggunakan pecahan kaca sebagai pengganti filler dan dibandingkan dengan campuran aspal tanpa penambahan kaca dengan agregat batu pecah bergradasi rapat Material yang digunakan dalarn campuran aspal terdiri dari agregat batu pecah, aspal penetrasi
60/70, dan pecahan kaca. Pengujian terhadap sifat-sifat fisis material dilakukan untuk disesuaikan dengan persyaratan AASHTO ( 1990). Persen kaca bekas yang digunakan dalam campuran aspal semen penetrasi 60/70 adalah 6,8% terbadap total berat agregat. Persen peringkat kadar aspal yang dicampur dalam agregat
adalah 5%, 5.5% dan 6% terhadap berat total campuran. Tiap persen kadar aspal
dibuat 3 (tiga) benda uji, sehingga jumlah benda uji sebanyak 9 buah. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan di Laboratorium Transportasi Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala menunjukkan bahwa campuran aspal dengan job mix standar dan campuran dengan penambahan kaca sebagai pengganti filler mempunyai kadar aspal optimum masing-masing 5,25% dan 5,75%, dengan nilai stabilitas 1467,90 kg dan 1377,60, nilai flow 3,47 mm dan 3,09 mm, nilai density
2,45 gr/cm3 dan 2,42 gr/cm3, nilai VMA 15,92 o/o dan 16,73%, nilai VIM 3,14%
dan 4,06%, nilai VFB 77,57% dan 73,19%, serta nilai Marshall quotient 425,20
kg/mm dan 448,21 kg/mm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua jenis campuran tersebut dapat digunakan sebagai lapisan permukaan dengan lalu lintas berat karena memenuhi persyaratan yang ditetapkan AASHTO (1990).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK