<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121386">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN AIR SUHU EKSTRIM SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON ( STUDI TERHADAP BETON YANG MENGGUNAKAN ACCELERATOR DAN RETARDER )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Budi kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari  pengunaan air bersuhu  ekstrim  sebagai  bahan  campuran  beton  terhadap  kuat  lentur  beton. Kegiatan penelitian ini meliput penelitian kuat lentur beton terhadap beton yang&#13;
menggunakan  accelerator  dan  retarder.  Suhu  air  untuk  campuran  beton  yang digunakan adalah air panas (100°C) dan air dingin (10®C). Jumlah accelerator dan retarderer  yang  dipakai  adalah  025%;   0,50%;  dan  0,75%  dri  berat  semen. Accelerator yang dipakai adalah Sikacim Accelerator,  sedangkan retarder yang digunakan adalah RT-01. Pada penelitian ini digunakan faktor air semen (FAS) 0,35;  0,40;  dan  0,45  dengan penggunaan ukuran  agregat maksimum  25.4  mm. Benda  uji  yang  dibuat  berjumlah  81   buah.  Pembuatan  benda  uji  dilakukan berdasarkan   variasi   FAS   dan   jumlah    admixture   yang   digunakan,   setiap pengecoran dibuat 3 buah benda uji kuat lentur beton. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat lentur beton adalah balok standar berukuran 150 mm x 150 mm x 600 mm. Benda uji dirawat selama  28 hari sebelum pengctesan dengan cara direndam di dalam air. Penggunaan air bersuhu ekstrim sebagai bahan campuran beton dapat menggunakan  kuat lentur beton dibandingkan  dengan beton normal. Besarnya kuat lentur beton rata-rata  yang tertingi untuk campuran air dingin yang ditambah accelerator teriadi pada FAS 0,35 dan 025% accelerator yaltu 3,706 pa. Besarnya kuat lentur beton rata-rata yang tertingi untuk campuran air panas yang ditambah recorder teriadi pada FAS 0,40 dan 025% recorder yaitu 4273  MPa.  Besarnya kuat lentur beton normal  rata-rata yang tertinggi terjadi  pada FAS 0,35 yaitu 3,448 MPa. Konstanta kuat lentur rata-rata terhadap kuat tekan beton untuk beton air dingin adalah (0,452-0,589) Vfc MPa atau antara 6,985% s/d 11,354%Vfc MPa, sedangkan beton air panas (0,432-0,609) Vfc MPa atau antara 6,299% s/d 8,694% Vfc MPa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121386</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-20 14:54:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-21 10:15:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>