<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121347">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KEKANGAN BAJA SIKU SAMA KAKI TERHADAP KUAT TEKAN BENDA UJI KOMPOSIT KAYU DAMAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amir Fauzi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui pengaruh  penggunaan kekangan komposit  kayu  dan  baja  dengan  membedakan jarak  kekangan  yang  berupa  klan Pengikat.  Material yang digunakan adalah kayu damar berukuran (5,5 x 5,5 x 100) cm2 dan baja profil siku 25.25.3 mm.  Sebagai alat sambung di gunakan baut berukuran  ¢  3/8&quot;.  Baja profil  dipasang pada keempat  sudut kayu Damar.  Untuk menggabungkan  baja  profil  dengan  kayu  Damar  digunakan  klan   pengikat  yang berasal  dari  baja  profil  itu  sendiri  untuk  tiap-tiap  jarak  kekangan  baut  50  cm,  33,33 cm, dan 25 cm.  &#13;
 Jumlah benda uji komposit 9 (sembilan) buah, dengan 3 (tiga) buah benda uji untuk setiap perlakuan. Benda uji pendukung yang berupa pengujian kuat  tarik  dan  tekan  sejajar  serat  kayu,  kuat  tarik  baja  dibuat  untuk  mengetahui modulus   elastisitas   kayu   dan   baja.   Pengujian   laboratorium   dilakukan   dengan meletakkan banda uji komposit di atas tunpuan dengan diberi beban terpusat searah  vertikal  secara bertahap  sampai  mengalami keruntuhan.  Setiap  tahap  pembebanan diukur besar beban, tegangan dan regangan serta pola retak yang teljadi. Data ini digunakan  untuk   mendapatkan  grafik  hubungan  beban  dan  tekukan,  beban  dan regangan  serta  diagram  tegangan  dan  regangan   yang  timbul.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan  bahwa  semakin  kecilnya jarak  kekangan  baut  mengihasilkan  beban yang lebin besar yang mampu  ditekan oleh benda uji komposit.  Kapasitas beban maksimum yang mampu ditalan  oleh  benda uji  komposit  dengan jarak kekangan 50 cm,  33,33  cm,  25  cm,  dan tanpa kekangan masing-masing  sebesar   9,096  ton, 9,153 ton, 10,08 ton, 7,416 ton dan kuat tekan yang timbul masing-masing sebesar 300,681 kg/cm2, 302,565 kg/cm2, 245,144 kg/cm2, Kapasitas kuat tekan terbesar dihasilkan  oleh jarak kekangan  25  cm.  Peningkatan kekuatan  yang dialami oleh benda uji komposit (kayu-profit  siku) dibandingkan dengan benda uji (tanpa profil siku)  untuk jarak kekangan  50  cm  sebesar  1,223  %, jarak kekangan 33,33 cm sebesar 1234 % dan jarak kekangan 25 cm sebesar 1,359 %.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121347</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-20 11:21:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-20 11:21:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>