<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121327">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN DAN SIMULASI ALAT PENDINGIN EFEK PELTIER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Iqbal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Untuk   kebutuhan   pendinginan   skala   kecil   sangat   efektif  diterapkan   sistem pendinginan  efek  peltier  karena   hanya  memakai  daya  yang  kecil  dan  tidak memerlukan banyak komponen pendukung lainnya.  Untuk mengkqji karakleristik pendinginan berdaya kecil  memerlukan permodelan dan simulasi  alat pendingin yang  difokuskan  pada  pendinginan  efek  peltier  dengan  menggunakan  modul termoelektrik jenis  Bismuth  Telluride  (Bi2Te3).    Penelitian  ini   dimulai  dengan perancanaan dimensi kotak pendingin yaitu (20 x 20 x 15 cm3) dan menggunakan acrylic dengan ketebalan 5 mm sebagai dinding lapisan luar,  styrofoam dengan ketebalan  10  mm  sebagai  dinding  dan  isolator  panas   kotak  pendingin  serta aluminium  alloy(4,5%  Cu)  dengan  ketebalan  2  mm  sebagai  dinding  sebelah dalam. Arus yang  diberikan adalah 2 ampere pada tegangan listrik 8 V. Pada sisi panas   model   TEC   digunakan   sirip   -   sirip   pendingin    dan   kipas   untuk memperbesar   panas   yang   dibuang.   Pada   penelitian   tersebut   terlihat   alat  pendingin ini mampu mendinginkan minuman kaleng higga 14,5°C dalam waktu 90  menit.  Dari  hasil  yang  diperoleh  dapat  disimpulkan  bahwa  makin besar daya listrik yang dipakai  semakin besar pares yang dikeluarkan melalui sirip-sirip pembuang panas dan  semakin cepat proses pendinginan &#13;
&#13;
Kata kunci  :  Bismuth. Telluride, Efek Peltier, Pendingin Mini, Termoelektrik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121327</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-19 14:49:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-19 14:49:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>