<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121321">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI PROGRAM SEDATI ACEH DI PAUD KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muizzatul Khaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PG-PAUD</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kurikulum merdeka telah memberikan ruang pengenalan kearifan lokal di sekolah yang bertujuan untuk memberikan pemahaman berbudaya, dan membuat generasi ke depan semakin cinta tanah air serta daerah masing-masing. Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh meluncurkan suatu program yaitu program sedati Aceh atau program sehari berbudaya pasti Aceh. Program yang bertujuan untuk melestarikan kembali budaya dari daerah Aceh untuk semua tingkatan sekolah mulai dari satuan PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program sedati Aceh di TK Adhyaksa 14 dan di TK IT Baitusshalihin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 1 kepala sekolah di TK Adhyaksa 14 dan 1 orang guru TK Adhyaksa 14 serta 1 kepala sekolah di TK IT Baitusshalihin dan 1 orang guru TK IT Baitusshalihin, Banda Aceh. Data diperoleh melalui teknik observasi dan wawancara. Teknik  analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program sedati Aceh adalah dengan menjadikan bahasa daerah Aceh sebagai alat komunikasi wajib pada hari tertentu yaitu pada Hari Kamis, memperkenalkan macam-macam kosakata bahasa daerah Aceh, memperkenalkan pakaian khas adat Aceh, memperkenalkan makanan khas Aceh, memperkenalkan adat istiadat dan budaya Aceh, mengadakan kegiatan seni terkait kebudayaan Aceh melalui komunitas/ekstrakurikuler.&#13;
&#13;
Kata Kunci:	Implementasi, Program Sedati Aceh, Anak Usia Dini.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121321</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-19 13:54:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-19 14:25:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>