PENGARUH PENAMBAHAN BUBUKAN BATUBARA TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG GLEE GEUNTENG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN BUBUKAN BATUBARA TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG GLEE GEUNTENG


Pengarang

Cut Siska Mulyana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041110976

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan batubara terhadap nilai direct shear tanah lempung Glee Geunteng sebelum dan sesudah distabilisasi. Tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah tanah lempung Glee Geunteng yang berasal dari Desa Rime Keunereum, Kecamatan Peukan Bade, Kabupaten Aceh Besar. Tanah
tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong A-7-6 (57) dan menurut USCS termasuk golongan CH, dimana indeks plastisnya adalah 50,62%. Variasi penambahan batubara yang dilakukan adalah sebesar 5%, l00% dan 15% dari berat kering tanah. Pengujian direct Shear dilakukan dengan menggunakan alat Direct Shear Test (uji Geser langsung). Benda uji untuk direct Shear dibuat pada kondisi kadar air optimum (OMC) yang didapat pada pengujian pemadetan. Jumlah benda uji sebanyak 30 buah dan tediri dari 90 buah sub benda uji. Hasil penelitian memperhatikan nilai ® tertinggi dicapai pada campuran batubara 15% dengan wakyu tunggu 7 hari yaitu sebesar 44,21 nilai a terendah pada campuran batubara 5% tanpa-waktu tunggu yaitu sebesar 20,707°. Nilai c tertinggi dicapai pada tanah dengan campuran batubara 15% dan waktu tunggu 3 hari yaitu sebesar 1,292 kg/m2 dan nilai c terendah pada campuran batubara 10% tanpa waktu tunggu. Dengan demikian penambahan batubara berpengaruh terhadap nilai ®, c dan I tanah lempung sesudah distabilisasi yaitu meningkat seiring dengan penambahan persentase batubara. Hal ini disebabkan oleh reaksi dari unsur-unsur yang terkandung dalam batubara yang mempengaruhi struktur butiran dari tanah lempung.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK