Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN KAKU (RIGID VEGETETION) TERHADAP TAHANAN ALIRAN
Pengarang
Desy Afrianti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504101010095
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
627
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tahanan aliran dinyatakan sehagai koefisien kekasaran yang berhubungan dengan keceprtan aliran dan jari-jari hidrolik. Faktor yaktg mempengaruhi harga koefisien kekesaran diantaranya kekasaran dasar dan dinding saluran. Selain itu, keberadaan tanaman pada saluran juga mempengaruhi tahanan aliran. Keberadann tananan di
dalam saluran akan menghasilkan aliran turbulen yang dapat memperbesar tahanan aliran dan berakibat terhadap perubahan debit aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarya pengaruh karapatan tanaman kaku terhadap tahanan aliran. Penelitian ini menggunakan sebuah flume (saluran) dengan panjang 15,5 meter, lebar 0,5 meter dan tinggi I,0 meter. Tanaman kaku yang digunakan yaitu rumput gqjah (pennisetum purpuren shcumach) dengan diameter I-2 cm dan memiliki tinggi batang 52-54 cm. Tanaman ini tidak bergerak dan tidak berayun pada saat pengaliran. Pengaliran dilakukan dengan debit sama pada setiap kerapatan dan kerapatan diatur dengan lima variasi yaitu kerapatan 6 tanaman/m2, kerapatan 12 tanaman/m2, karapatan 18 tanaman/m2, kerapatan 30 tanaman/m2 dan kerapatan 42 tanaman/m2. Parameter yaitu diukur meliputi kecepatan aliran. ketinggian air dan kemiringan aliran. Data ini digunakan untuk mendapatkan nilai tahanan aliran (n) dengan enam kondisi yang berbeda. kemudian membandingkan nilai tahanan aliran tanpa tanaman dan njlai tahanan aliran pada kondisi bertanaman. Berdasarkan hasil analisa data dan
tahanan aliran sebesar 0,0587 sedangkan untuk saluran tanpa tanaman memiliki koefisien tahanan aliran yang lebih kecil yaitu 0,038. Dari nilai tersebut terdapat peningkatan nilai tahanan aliran sebesar 0,0207. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kerapatan tanaman kaku berpengaruh terhadap nilai tahanan aliran.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PENGARUB VARIASI KETINGGIAN PADA TANAMAN KAKU (RIGID VEGETATION) ERHADAP TAHANAN ALIRAN (HARRY ASHARLY, 2024)
KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN SEMANGGI (MARSILEA CRENATA) TERHADAP TAHANAN ALIRAN (Farah Diba, 2015)
KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN YANG FLEKSIBEL (FLEXIBLE VEGETATION) TERHADAP TAHANAN ALIRAN (DIAN SAFIANA, 2024)
KAJIAN PENGARUH VARIASI KETINGGIAN PADA TAN AMAN FLEKSIBEL (FLEXIBLE VEGETATION) TERHADAP TAHANAN ALIRAN (Ihsan Murri Syahputra, 2024)
KINERJA BETON PADA PERKERASAN KAKU DENGAN SUBSTITUSI POZZOLAN (HARISUDDIN, 2021)