<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121252">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK BERBASIS E-LEARNING UNTUK MENGUKUR LEARNING LOSS SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI DI SMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HAURA ZAKHIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Learning loss merupakan kondisi di mana siswa kehilangan pengetahuan dan keterampilan secara akademis akibat situasi dan kondisi tertentu, seperti pademi, libur sekolah yang berkepanjangan, dan keadaan darurat lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk mendiagnosis learning loss yang terjadi pada siswa adalah dengan melakukan tes diagnostik. Penelitian ini dilakukan di SMAN 5 Banda Aceh dan bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan hasil dari pengembangan tes diagnostik berbasis e-learning untuk mengidentifikasi learning loss siswa SMA pada materi trigonometri. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Tessmer. Tahapan penelitian meliputi self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, angket, dan tes diagnostik. Penelitian ini menghasilkan 13 soal dengan kategori valid dan memiliki kualifikasi reliabel dengan kategori tinggi. Pada tahap self evaluation dilakukan analisis kurikulum, materi, IPK dan perancangan soal, tahap expert review dilakukan evaluasi dan validasi oleh para validator, tahap one-to-one tidak ditemukan kesalahan penulisan dan penafsiran ganda pada soal, tahap small group tidak ditemukan penafsiran ganda dan diperoleh 13 soal yang siap diujikan pada tahap field test. Pada tahap field test dilakukan berbasis e-learning diperoleh 48,5% siswa yang mengikuti tes mengalami learning loss pada 13 soal yang diujikan. Pada identifikasi perorangan terdapat 48,5% siswa yang teridentifikasi mengalami learning loss.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121252</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 12:18:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 12:22:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>