PENGARUH VEGETASL YANG BERSLFAT FLEKSLBEL TERHADAP ANGKUTAN SEDIMEN (PENELITIAN PADA MODEL SALURAN BERTANAMAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH VEGETASL YANG BERSLFAT FLEKSLBEL TERHADAP ANGKUTAN SEDIMEN (PENELITIAN PADA MODEL SALURAN BERTANAMAN)


Pengarang

Isza Agustina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101010100

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada musim penghujan, air sungai berwarna keruh karena tingginya sedimen yang berasal dari lahan maupun tebing sungai. Sumber-sumber sedimen disinyalir berasal dari erosi di lahan-lahan pertanian, jalan setapak, maupun longsor yang teljadi di tebing sungai, Dalam jangka panjang, penumpukan sedimen yang masuk ke sungai akan mendorong teriadinya pendangkalan sungai dan waduk, dan mempercepat umur guna waduk, bendungan dll. Dalam memecahkan permasalahan longsor maka perlu dipahami proses terjadinya longsor, faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap longsor, dan bagaimana meminimalisir faktor-faktor tersebut. Longsor dapat terjadi karena tanah tidak mampu menahan beban yang ada di atasnya. Tujuan dari penelitian inj adalah untuk mempelajari pengaruh vegetasi yang bersifat fleksibel terhadap angkutan sedimentasi yang teriadi pada saluran. Tanaman fleksibel yang digunakan adalah batang obor (thapsus verbascum) yang telah kering dengan ketinggian tanaman 40 cm dan diameter 0,5 cm. Pada penelitian ini kami menggunakan beberapa persamaan seperti rumus manning yang digunakan untuk menghitung tahanan aliran dan lain-lain. Metode yang digunakan pada pengumpulan data adalah metode pengamatan yaitu mengikuti dan mencatat hal-hal yang terjadi pada proses penelitian. Data yang diamati meliputi besarnya perubahan dasar saluran yang ditanami vegetasi. Pekerjaan pengukuran yang akan dilakukan untuk mengumpulkan data adalah mengukur profil profil dasar saluran menggunakan point gauge pada 3 variasi kerapatan kerapatan yang berbeda. Seperti yang ditunjukkan pada Lampiran A halaman, mengukur volume sedimen yang terangkut pada zona trap, mengukur kecapatan aliran pada bagian hulu, tengah, dan hulu. Dari hasjl penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut Keberadaan tanaman obor pada saluran dapat mempengaruhi distribusi kecepatan aliran, Semakin tebal tanaman maka akan membuat kecepatan aliran semakin menurun, Pada kerapatan tanaman obor pada saluran dapat mempengaruhi distribusi kecepatan aliran,semakin tebal tanaman maka akan membuat kecepatan aliran aliran semakin menurun. Pada kerapatan tanaman 300 batang/m2 kecepatan aliran 1,835 cm/det, sedangkan pada kerapatan tanamam 78 batang/m2 kecepatan aliran naik menjadi 2,569 cm/det, Secara umum keberadaan tanaman dapat mempengaruhi volume sedimen yang terangkut. Hasil penelitian ini didapatkan nilai volume sedimen yang terbesar pada kondisi tanpa tanaman yaitu 0,0078 sedangkan untuk volume sedimen yang terkecil terdapat pada kerapatan 300 batang/m3 yaitu 0,0061 m2.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK