<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121244">
 <titleInfo>
  <title>PENYELESAIAN SENGKETA UANG JAPUIK DALAM PERKAWINAN SECARA ADAT (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN PARIAMAN TENGAH, KOTA PARIAMAN, PROVINSI SUMATERA BARAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsabila Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem  kekerabatan  matrilineal  yang  menempatkan  perempuan  sebagai sumber  perkembangan  kehidupan  terdapat  di  Kecamatan  Pariaman  Tengah  Kota Pariaman Sumatera Barat. Perkawinan di Minangkabau diikat berbagai aturan adat dan  tradisi,  salah  satunya  perkawinan  bajapuik  yang  menjadi  hukum  adat  pada perkawinan di Pariaman. Keharusan adanya uang japuik pada perkawinan bajapuik di  Pariaman  seringkali  menyebabkan  terjadinya  pencegahan  perkawinan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. &#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  membahas  pelaksanaan  perkawinan  pada masyarakat  di  Kecamatan  Pariaman  Tengah,  Kota  Pariaman,  Provinsi  Sumatera Barat, serta untuk mengetahui upaya penyelesaian yang dilakukan jika uang japuik tidak diberikan dan terjadi permasalahan pada uang japuik di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. &#13;
Penelitian  yang  dipergunakan  bersifat  yuridis  empiris.  Penelitian  ini memperoleh  data  melalui  studi  kepustakaan  dan  wawancara  yang  dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. &#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  perkawinan  bajapuik  melibatkan berbagai  aspek  seperti  keterbukaan,  transparansi,  kesepakatan  bersama,  dan tanggung  jawab  finansial  yang  seimbang.  Terdapat  peran  penting  niniak  mamak sebagai  mediator  dalam  menjaga  dan  memelihara  tradisi  serta  nilai-nilai  budaya. Sengketa muncul akibat perbedaan pemahaman atau pelaksanaan uang japuik yang telah  disepakati  sebelumnya,  dan  penyelesaiannya  membutuhkan  forum musyawarah  dengan  keterlibatan  niniak  mamak  sebagai  pemeran  utama  dalam penyelesaian masalah untuk mencapai kesepakatan. &#13;
Saran yang diajukan mencakup pendidikan masyarakat tentang nilai-nilai dan proses  kawin  bajapuik,  penguatan  peran  niniak  mamak  sebagai  mediator  dengan pelatihan dan pengembangan kapasitas, serta peran aktif pemerintah daerah dalam merumuskan  aturan  terkait  uang  japuik.  Upaya  menjaga  keberlangsungan  kawin bajapuik  tidak  hanya  bergantung  pada  masyarakat  adat,  tetapi  juga  memerlukan dukungan  aktif  pemerintah  daerah  untuk  menciptakan  lingkungan  yang mendukung, transparan, dan adil dalam pelaksanaan perkawinan bajapuik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121244</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 11:28:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 11:33:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>