<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121210">
 <titleInfo>
  <title>PERUBAHAN DAN KEBERLANJUTAN KESENIAN NANDONG DI SANGGAR SAFAKAT DESA LUGU KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maryulan Ulfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Sendratasik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul “Perubahan Dan Keberlanjutan Kesenian Nandong Di Sanggar Safakat Desa Lugu Kabupaten Simeulue”. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana perubahan kesenian nandong dalam masyarakat Simeulue dan keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja perubahan yang terjadi pada kesenian nandong serta keberlanjutannya pada saat ini. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, subjek penelitian ini adalah ketua sanggar safakat Desa Lugu dan juga beberapa seniman nandong yang ada di Kabupaten Simeulue, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kesenian nandong yang akan dilihat perubahan apa yang terjadi dan bagaimana keberlanjutan kesenian nandong pada saat ini. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa perubahan yang terjadi pada kesenian nandong. Perubahan ini disebabkan adanya faktor internal dan juga faktor eksternal, faktor internalnya yaitu perubahan yang terjadi dalam kesenian nandong hasil kreatifitas seniman nandong Simeulue, dan faktor eksternalnya yaitu juga berakulturasi dengan kebudayaan barat dengan menggunakan instrument biola yang secara perlahan dapat diterima oleh masyarakat Simeulue. Tidak hanya itu, perubahan juga terjadi pada syair-syair nandong yang terjadi perubahan bahasa yaitu bahasa devayan. Namun penggunaan bahasa jamee pada syair-syair nandong sampai saat ini juga masih digunakan. Namun kurangnya minat kalangan muda terhadap kesenian nandong pada saat ini menjadi kekawatiran bagi keberlanjutan kesenian nandong. Adapun, beberapa upaya pengembangan yang dapat dilakukan untuk keberlanjutan kesenian nandong diantara lain yaitu dikemas dalam bentuk pertunjukan pariwisata, disebarluaskan melalui media sosial, elektronik, dan cetak, kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah, serta pementasan rutin yang diselenggarakan di kabupaten Simeulue.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: Perubahan, Keberlanjutan, Kesenian nandong&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121210</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-15 15:26:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-18 08:03:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>