<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121199">
 <titleInfo>
  <title>PENGELOLAAN SANGGAR HAKKA KOTA BANDA ACEH TERHADAP PELESTARIAN BARONGSAI PADA GENERASI SELANJUTNYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Sendratasik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul “Pengelolaan Sanggar Hakka Banda Aceh Terhadap Pelestarian Barongsai pada Generasi Selanjutnya”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengelolaan Sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengeloaan sanggar Hakka di Kota Banda Aceh jika tidak ada generasi penerus selanjutnya. Penelitian ini berlangsung di Sanggar Hakka. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan pemain Barongsai Sanggar Hakka Aceh’ objek penelitian ini adalah pengelolaan sanggar Hakka terhadap pelestarian Barongsai pada generasi selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan data kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di Sanggar Hakka sejauh ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek pengelolaan yang telah berjalan sesuai yang diharapkan, perencanaan menghasilkan karya tari dan perencanaan informasi event perlombaan. Selanjutnya, pada tahap perorganisasian juga baik hal ini dapat dilihat dari bentuk struktur organisasi sanggar yang berfungsi menjelaskan keberadaannya dan tanggung jawab dari masing-masing pengurus sanggar. Untuk pengawasan sanggar hakka sendiri dapat dilihat dari pengawasan ketua sanggar terhadap proses pengajaran maupun kegiatan-kegiatan yang ada disanggar. Hasil yang baik ini dilihat melalui indikasi hasil yang dilihat dari prestasi mereka dapatkan setiap mereka berkompetisi. Namun dalam pengelolaan penggerakan sanggar Hakka mengalami kendala pada pembentukan regenerasi baru, hal ini dikarenakan banyak remaja berketurunan Tionghoa yang menetap di Banda Aceh memutuskan untuk melanjutkan studi sehingga berkurangnya regenerasi di sanggar ini, dikhawatirkan nanti berkurang terhadap pelestarian sanggar ini. Hal ini tidak membuat Harianto selaku pelatih sanggar Hakka patah semangat atas pencapaian kedepannya, dari kendala ini diharapkan dapat meningkatkan promosi dan pemahaman tentang kesenian ini agar semakin diminatikhalayak ramai.&#13;
Kata Kunci : Barongsai, Generasi, Pengeloaan Organiasasi, Pelestarian.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121199</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-15 11:30:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-15 11:40:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>