<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="121168">
 <titleInfo>
  <title>KORELASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) DAN KECELAKAAN KONSTRUKSI DALAM PELAKSANAAN KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SM. HAMZAH SUBHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infrastruktur jalan dan jembatan sangat vital dalam pengembangan ekonomi daerah, namun pembangunannya memiliki standar keselamatan yang tinggi. Sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) adalah kerangka kerja yang dirancang untuk memprioritaskan keselamatan pada proyek konstruksi. Di Provinsi Aceh, sering mengalami perubahan cuaca ekstrem dan memiliki kondisi geologi yang beragam (BMKG, 2023), proyek konstruksi jalan dan jembatan sering kali menghadapi tantangan ekstra terkait keselamatan. Namun, penerapan SMKK pada proyek konstruksi di Provinsi Aceh belum maksimal. Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka tingkat kecelakaan kerja yang mencapai angka 523 kasus pada tahun 2022 (BPJS Ketenagakerjaan, 2022). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi SMKK pada proyek jalan dan jembatan di Provinsi Aceh, serta untuk menilai hubungan atau korelasi antara implementasi SMKK dengan kecelakaan konstruksi pada proyek jalan dan jembatan di Provinsi Aceh dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang SMKK. Metode studi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan proses survei kuesioner yang nantinya data survei kuesioner akan dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Hasil studi menunjukkan implementasi paling tinggi untuk SMKK adalah variabel komitmen pimpinan perusahaan terhadap keselamatan konstruksi (X1) dengan nilai mean 4,20, sedangkan untuk kecelakaan konstruksi yang paling tinggi adalah variabel gangguan terhadap kemacetan pengguna jalan di proyek konstruksi (Y5) dengan nilai mean 2,96. Pada studi ini diperoleh hasil untuk analisis korelasi rank spearman secara total X-Y = -0,804, dan hasil X dengan per variabel Y yaitu X-Y1 = -0,453, X-Y2 = -0,418, X-Y3 = -0,448, X-Y4 = -0,642, X-Y5 = -0,414, X-Y6 = -0,474. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan atau korelasi yang bersifat tidak searah atau linear negatif di antara implementasi SMKK dengan kecelakaan konstruksi. Artinya jika semakin tinggi implementasi SMKK (X) maka semakin rendah kecelakaan konstruksi (Y) yang terjadi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>121168</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 14:12:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-14 14:18:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>